Semakin Ketat, Saling Adu Strategi di Hari Kedua HSBL 2026 Pekanbaru Series

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 06:06 WIB

 Pemain SMAN 5 Pekanbaru mendribble bola berusaha melepaskan diri dari penjagaan pemain SMAN 3 Pekanbaru saat pertandingan Riau Pos Honda HSBL Pekanbaru Series di GOR Tribuana Pekanbaru, Ahad (13/9/2026). (Evan Gunanzar/Riuapos.co)

Pemain SMAN 5 Pekanbaru mendribble bola berusaha melepaskan diri dari penjagaan pemain SMAN 3 Pekanbaru saat pertandingan Riau Pos Honda HSBL Pekanbaru Series di GOR Tribuana Pekanbaru, Ahad (13/9/2026). (Evan Gunanzar/Riuapos.co)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Persaingan ajang Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series semakin sengit memasuki hari kedua. Sebanyak delapan pertandingan tersaji di GOR Tribuana Pekanbaru, Ahad (13/9/2026).

Sejak pertandingan pertama dimulai, para pemain dari masing-masing tim tampil penuh semangat. Adu strategi dan kemampuan berlangsung menarik, terutama pada kategori Junior HSBL yang tahun ini menjadi bagian baru dalam kompetisi.

Pada laga pembuka, tim putra SMP As-Shofa Pekanbaru harus mengakui keunggulan SMP ICS Pekanbaru. SMP ICS tampil efektif dan mampu mengamankan kemenangan dengan skor 28-19.

Baca Juga: Penanganan Karhutla di Lahan Gambut, Polres Inhu Terima Teknologi Cairan X Fire dari Mabes Polri

Pertandingan berlanjut dengan mempertemukan dua tim putra Junior HSBL, yakni SMP Witama Pekanbaru menghadapi SMP Santa Maria. SMP Witama tampil solid dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 31-20.

Pelatih SMP Witama Harry Permana mengatakan, pihaknya tidak membebani para pemain dengan target khusus pada HSBL tahun ini. Hal tersebut mengingat sebagian besar pemain masih dalam proses transisi dari jenjang sekolah dasar (SD) ke sekolah menengah pertama (SMP).

"Anak-anak bermain lepas saja. Tidak ada target yang harus kita capai pada tahun ini karena transisi dari SD ke SMP lumayan banyak. Untuk target menang, kalau mereka bisa mengambil kemenangan itu bagus. Tapi kalau tidak, ya kita latihan," ujar Harry.

Baca Juga: 36 Pebulutangkis Muda Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026

Menurutnya, pengalaman bertanding menjadi bagian penting bagi para pemain muda SMP Witama. Setiap pertandingan dimanfaatkan untuk melihat perkembangan kemampuan anak didiknya sekaligus mengevaluasi hasil latihan yang telah dilakukan.

Untuk pertandingan berikutnya, Harry menyebut timnya masih akan menerapkan pola permainan yang selama ini dilatih. Mengingat waktu persiapan yang cukup singkat antara dimulainya tahun ajaran baru dengan pelaksanaan HSBL 2026, belum banyak perubahan yang dapat dilakukan terhadap pola permainan tim.

"Untuk pertandingan selanjutnya kita akan seperti ini, karena seperti inilah yang kita latih selama ini. Belum ada perubahan yang signifikan karena waktunya lumayan pendek antara tahun ajaran baru dan eventnya. Jadi sebisa kita dan semaksimal kita," katanya.

Baca Juga: Bupati Inhu Tunaikan Janji, 14.054 Peserta Didik Bakal Terima Baju Seragam 

Memasuki pertandingan ketiga, persaingan berlanjut pada kategori putri SMA. SMAN 10 Pekanbaru berhadapan dengan SMAN 8 Pekanbaru. Dalam pertandingan tersebut, SMAN 8 Pekanbaru tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan dengan skor telak 31-9.

Laga keempat mempertemukan tim putra SMAN 3 Pekanbaru menghadapi SMAN 5 Pekanbaru. Pertandingan berlangsung ketat dan saling kejar poin. SMAN 5 Pekanbaru akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 34-29.

Persaingan kemudian berlanjut pada game kelima yang mempertemukan tim putri SMA Santa Maria melawan SMA Stella Gracia. Stella Gracia tampil dominan sepanjang pertandingan dan mengamankan kemenangan dengan skor 46-4.

Baca Juga: Sekolah di Lima Kecamatan Kampar Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai Senin

Pada game keenam, pertandingan kategori putra mempertemukan SMAN 12 Pekanbaru dengan MAN 2 Pekanbaru. MAN 2 Pekanbaru berhasil tampil lebih efektif dan menutup pertandingan dengan kemenangan 38-24.

Sementara itu, game ketujuh mempertemukan tim putra MA Al-Ihsan Boarding School melawan SMA As-Shofa Pekanbaru. SMA As-Shofa Pekanbaru berhasil menorehkan kemenangan atas MA Al-Ihsan dengan skor 43-17.

Sedangkan pertandingan kedelapan mempertemukan tim putra MAN 3 Pekanbaru menghadapi SMA Al-Azhar Pekanbaru.

Baca Juga: Kasus ISPA di Kuansing Bertambah jadi 1.138 Kasus

Rangkaian pertandingan hari kedua tersebut semakin memperlihatkan ketatnya persaingan antarpelajar dalam HSBL 2026 Pekanbaru Series.

Para pemain tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menjaga mental dan sportivitas selama pertandingan.

HSBL 2026 Pekanbaru Series berlangsung hingga 19 September mendatang di GOR Tribuana Pekanbaru. Kompetisi tahun ini diikuti tim-tim pelajar tingkat SMP dan SMA, termasuk kategori Junior HSBL yang menjadi salah satu bagian yang dipertandingkan.

Baca Juga: Kualitas Udara Mulai Membaik, Besok Pembelajaran di Inhu Dilakukan Secara Tatap Muka 

Dengan masih berlangsungnya sejumlah pertandingan pada hari-hari berikutnya, persaingan menuju posisi terbaik dipastikan semakin menarik. Setiap tim akan berusaha menjaga konsistensi permainan dan meraih hasil maksimal dalam setiap laga yang dijalani.

Editor : M. Erizal
hsbl 2026 Basket Pelajar Riau Pos HSBL 2025 Pekanbaru Series