BOLOGNA (RIAUPOS.CO)- Inter Milan, untuk keenam kalinya musim ini, harus berada dalam situasi tertinggal pada giornata ketujuh Serie A melawan Bologna FC kemarin (18/10). Nerazzurri –julukan Inter Milan– kebobolan oleh gelandang Tommaso Pobega pada menit ke-10.
Inter baru membalas melalui striker Marcus Thuram satu menit sebelum turun minum. Nerazzurri akhirnya comeback untuk menang melalui gol-gol pemain pengganti. Masing-masing winger kiri Carlos Augusto (69’) dan striker Ange-Yoan Bonny di menit ke-84.
Seperti dilaporkan La Gazzetta dello Sport, situasi babak pertama laga di Stadio Renato Dall’Ara itu membuat allenatore Inter Cristian Chivu murka. Pelatih asal Rumania itu langsung “menyemprot” pemain Inter di ruang ganti. Kemarahannya disebut-sebut melampaui momen saat Inter kalah 3-4 oleh Juventus di paro pertama Serie A musim lalu.
Baca Juga: Berharap Atlet Padel Dapat Bonus Pemerintah
Setelah dapat teguran keras, permainan Inter membaik. Nicolo Barella dkk tampil lebih agresif di babak kedua. Karena berteriak sepanjang laga dan di ruang ganti, suara Chivu habis. Dia kemudian tidak hadir di konferensi pers. Sebagai gantinya, tugas untuk berbicara kepada media dialihkan kepada asisten pelatih Aleksandar Kolarov.
“Kami memang melakukan satu kesalahan, tetapi tim terus bekerja keras dan memahami apa yang harus dilakukan,” kata Kolarov. “Kali ini, kami meningkatkan intensitas di babak kedua dan menampilkan permainan yang hebat. Di situlah letak perbedaannya,” imbuh mantan bek kiri Inter dan timnas Serbia tersebut.
Selanjutnya, Inter akan menghadapi Shakhtar Donetsk dalam matchday ketiga fase league Liga Champions pada Kamis (22/10). Nerazzurri memburu kemenangan pertama setelah kalah 3-4 oleh Club Brugge (14/10) dan 1-2 oleh Real Madrid (9/9). Dalam dua laga itu, Inter tertinggal dulu dan gagal membalikkan keadaan.
Baca Juga: Barca Bisa Salip Rekor Real
“Tempo permainan di Eropa memang lebih cepat, tetapi kami selalu berusaha untuk tetap tampil agresif di sana,” ucap Kolarov.(ka/dns/jpg)
Editor : Arif Oktafian