Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Korban Terseret Arus Sungai di Pekanbaru Ditemukan Meninggal

Hendrawan Kariman • Senin, 1 Januari 2024 | 14:36 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Korban terseret arus akibat luapan anak sungai di Kelurahan Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Muhamad Ramadhan Riski (13), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (1/1/2023) pagi.

Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi jenazah Muhammad Ramadhan Rizki, korban terseret arus anak sungai di Kelurahan Marpoyan Damai, Senin (1/1/2024).
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi jenazah Muhammad Ramadhan Rizki, korban terseret arus anak sungai di Kelurahan Marpoyan Damai, Senin (1/1/2024).

Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 07.35 WIB pagi tadi. Korban langsung dievakuasi ke rumah duka.

''Pada tanggal 1 Januari 2024, pukul 07.35 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan dengan jarak sekitar 1.35 Km dari LKP (Last Known Position),'' ujar Budi.

Dengan ditemukannya korban, kata Budi, maka operasi SAR ditutup. Budi mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhamad Ramadhan Riski terseret arus drainase yang merupakan sebuah sungai kecil di Jalan Nuri, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai pada Ahad (31/12) sore.

Hingga malam ini korban yang diketahui bernama itu, belum ditemukan.Lokasi terakhir kali korban terlihat, yang disebutkan juga di dekat Sungai Kelulut itu, kondisi air sedang dalam dan deras. Kondisi air juga dalam keadaan keruh.

Seorang saksi bernama Dirman Malik melaporkan, sekitar Pukul 16.00 WIB sore, korban terlihat terjatuh ke sungai itu sesebelum terseret arus dan menghilang dari permukaan air.

Laporan: Hendrawan Kariman (Pekanbaru)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#korban tewas tenggelam #banjir pekanbaru #sar pekanbaru