Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sampah Masih Menumpuk di Sejumlah TPS, Pemko Pekanbaru Sebut Terkendala di TPA

Joko Susilo • Rabu, 3 Januari 2024 | 18:00 WIB

Tumpukan sampah di TPS Jalan Payung Sekaki, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (2/1/2024).
Tumpukan sampah di TPS Jalan Payung Sekaki, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (2/1/2024).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sampah yang menumpuk di sejumlah tempat penampungan sementara (TPS) belum kunjung diangkut. Seperti yang ada di TPS jalur lambat Jalan Soebrantas, Jalan Purwodadi, Jalan Soekarno Hatta dan beberapa ruas jalan Kota Pekanbaru lainnya.

Pantauan Riaupos.co, sejumlah tumpukan sampah masih menggunung belum terangkut hingga Rabu (3/1/2023) siang kemarin. Salah satu tumpukan sampah yang sudah mengunung dan belum diangkuta oleh petugas tersebut, yakni berada di jalur lambat Soebrantas.

Pada tempat penampungan sementara (TPS) itu, sampah yang menggunung tersebut, didominasi dari sampah rumah tanggah. Seperti sisa buah dan sayuran dan kantong plastik bekas berbagai warna, seperti warna merah, biru, hitam dan kantor plastik jenis lainnya.

"Sampah sudah mengunung seperti ini kok tidak segera diangkut ya. Kemana petugas sampahnya. Jangan dibiarkan seperti ini sampah tak terangkut," ungkap Kirman salah seorang warga Jalan Soebrantas.

Tak seberapa jauh, kondisi TPS di jalur lambat yang sama tepatnya simpang Jalan Putri tujuh juga mengalami hal yang sama. Sampah yang telah menumpuk di TPS tersebut juga belum diangkut petugas hingga siang.

Sampah yang menumpuk tersebut, juga berasal dari limba yang berasal dari rumah tanggah. Biasanya, pagi-pagi sekali petugas sudah mengangkut sampah di TPS tersebut. Namun hingga kemarin, sampah tersebut belum diangkut.

Warga minta sampah yang sudah menumpuk di TPS tersebut, setiap pagi bisa diangkut. "Sampah di TPS ini biasanya pagi sudah diangkut petugas. Namun kali ini sampai menumpuk kok tak diangkut. Jangan sampai terlambat karena menimbulkan bau busuk," keluh kesah Tino warga Jalan Purwodadi tersebut.

Sementara tumpukan sampah di tepian Jalan Soekarno Hatta lebih banyak lagi. Sampah yang belum diangkut petugas tersebut mencapai hingga 15 meter. Sampah yang diproduksi dari limba masyarakat tersebut sudah menimbulkan bau busuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut tak menapik masih ada persoalan sampah yang belum terangkut. Itu bukan karena ada kesengajaan, melainkan ada kendala pengakutan menuju ke tempat penampungan akhir (TPA) Muara Fajar.

"Ada kendala sedikit di TPA, ada pergantian petugas disana. Ya saat ini juga masih masa transisi ya (PT Bina Riau Sejahtera pemenang lelang jasa angkutan sampah). Tetapi tadi sudah bisa normal lagi, truk pengangkut sampah sudah bisa masuk TPA. Sehingga rotasi pengangkutan kembali normal lagi," ujar Asisten II Sekko Pekanbaru ini.

Laporan: Joko Susilo (Pekanbaru)

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#tempat penampungan sementara #dlhk pekanbaru #tpa muara fajar #pemko pekanbaru #sampah pekanbaru #tempat penampungan akhir #ingot ahmad hutasuhut