PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lambannya penanganan dari pemerintah terhadap kerusakan di Jalan M Yamin, Kecamatan Senapelan, membuat warga di kawasan tersebut berswadaya melakukan perbaikan jalan tersebut dengan alat seadanya.
Beberapa hari lalu, warga turun langsung melakukan penimbunan lubang menggunakan batu sisa dari pecahan bahan bangunan yang tak terpakai lagi. Di antara mereka hanya menggunakan tangan kosong dan sebagian lagi membawa cangkul serta martil untuk menutup lubang-lubang di jalan dengan bebatuan.
Menurut warga sekitar, Eri Ompong, Senin (26/2), kerusakan badan jalan alternatif yang juga dekat dengan kawasan bersejarah di Kota Pekanbaru itu sudah berlangsung selama hampir setahun lamanya. Namun terkesan dibiarkan tanpa adanya penanganan serius oleh pemerintah daerah.