PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Penyelanggaraan Pekan Raya Wisata di Taman Rekreasi Alam Mayang pada 29-30 Juni sempena HUT ke-240 Pekanbaru kemarin mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Seri H Marjohan Yusuf.
Ia mengatakan, perhelatan Pekan Raya Wisata sempena Hari Jadi Kota Pekanbaru merupakan wujud untuk pengembangan budaya anak negeri. “Terima kasih pengelola Alam Mayang, semoga niat ini menjadi keberkahan kita bersama untuk pengembangan budaya anak negeri,” ujar H Marjohan Yusuf.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Jaranan Kuda Lumping (FKJK) Riau Sularno mengatakan, dengan adanya Pekan Raya Wisata di Alam Mayang tentunya mampu mengembangkan nilai kebudayaan dalam satu rumpun kolaborasi untuk dijadikan satu warna yang cocok dan terjalin dengan erat menyatu kombinasi warna.
“Kami selaku paguyuban yang tegak dan berdiri di bumi ibu pertiwi Lancang Kuning terus melakukan terobosan dalam pengembangan yang lebih luas lagi,” katanya.
Apreasiasi juga disampaikan Ketua Dewan Presidium Majelis Pinisepuh Nusantara Profesor Dr Ir GPH SM Hadikusumo MBA, PhD yang sangat kagum atas perhelatan Pekan Raya Wisata yang di taja oleh Alam Mayang.
“Ini sangat luar biasa dan kita tidak lagi ada membedakan suku maupun ras. Kita orang Nusantara dimana pun berada, peradaban kebudayaan bisa dan mampu berkembang dengan sendirinya tidak ada paksaan apapun, namun azas kebersamaan dan bersifat gotong royong yang menjadi pilar utama. Saya yakin di bumi lancang kuning ini, bisa jadi laboratorium pengembangan kebudayaan Nusantara,” katanya.
Pengelola Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru, Riyono Gede Trisoko mengatakan, pada pelaksanaan Pekan Raya Wisata menggratiskan masuk selama dua hari berturut-turut yakni, 29-30 Juni 2024 dengan password ‘‘Alfatiha’’ yang diperuntukkan bagi kedua orang tua almarhum H Badiun dan almarhumah Hj Soeparmi menjadi keberkahan Alam Mayang itu sendiri. “Adanya Pekan Raya Wisata di Taman Rekreasi Alam Mayang telah menjadi kebahagiaan masyarakat dalam merayakan hari jadi kota Pekanbaru. Saat perhelatan berlangsung, suara kompak Melayu, gemelan Jawa, Tambua Sumatera Barat dan banyak lainnya, membuat suasana menjadi hidup dan juga ada pelaku UMKM,” Ujar Riyono, Rabu (3/7).
Ia mengungkapkan, keberhasilan pelaksanaan Pekan Raya Wisata tidak terlepas dari dukungan beberapa pihak yang menjadi langkah kesuksesan giat tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, terutama pihak Pemerintahan dan kepolisian yang telah bertungkus lumus memberikan dukungan dalam perhelatan tersebut,” pungkasnya.(dof)
Editor : RP Arif Oktafian