PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selain gencar memberikan imunisasi Polio kepada anak usia 0 hingga 7 tahun 11 bulan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru juga rutin memberikan vitamin A kepada anak-anak. Seperti yang dilakukan tim Puskesmas Harapan Raya di Posyandu RW 1, Jalan Abidin, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kamis (1/8).
Pemberian vitamin A memang dilakukan setiap bulan Februari dan Agustus di posyandu. Di mana suplementasi vitamin A kapsul biru (dosis 100.000 IU) diberikan untuk bayi umur 6-11 bulan dan kapsul merah (dosis 200.000 IU) untuk anak umur 12-59 bulan. Vitamin A dalam bentuk kapsul merah juga diberikan kepada ibu yang sedang nifas.
Salah seorang warga Sari mengatakan, keberadaan posyandu sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang memegang menjadi hak bagi generasi muda serta masyarakat. ”Sangat terbantu dengan keberadaan posyandu ini. Kami jadi lebih terbantu dalam memantau tumbuhan kembang anak. Karena setiap bulannya ada banyak pemberian imunisasi yang diberikan secara gratis,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Posyandu RW1 Ida Elfi kepada Riau Pos mengaku layanan posyandu di RW 1 ini digelar setiap awal bulan. Di mana untuk kali ini sebanyak 50 anak dan balita mendapatkan imunisasi vitamin A dan juga imunisasi penyakit difteri, pertusis, dan tetanus ( DPT).
Sedangkan untuk pemberian imunisasi DPT diberikan untuk melindungi anak dari penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Pemberian vaksin DPT perlu diberikan sebelum anak berusia 1 tahun. Tak hanya melindungi, vaksin DPT juga dapat mencegah komplikasi yang disebabkan oleh ketiga penyakit tersebut.
”Alhamdulillah setiap bulannya antusias orang tua yang mengajak anaknya untuk mendapatkan imunisasi dan vitamin gratis cukup tinggi sehingga kami pun akan terus mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, untuk pelayanan yang diberikan posyandu kepada ibu hamil mencakup pemeriksaan kehamilan dan pemantauan gizi. Tak hanya pemeriksaan, ibu hamil juga dapat melakukan konsultasi terkait persiapan persalinan dan pemberian ASI.
”Saat ini jumlah ibu hamil di RW 1 cukup banyak, sehingga kami pun melakukan pendamping terhadap ibu hamil bersama tim kesehatan dari Puskesmas Harapan Raya guna mengantisipasi terjadinya stunting,” katanya.(ayi)
Editor : Rindra Yasin