PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Sebagai langkah dukungan akan program elektrifikasi nasional, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan meluncurkan ujicoba penyelenggaraan angkutan umum berbasis listrik di Kota Pekanbaru pada 5 Desember 2024 mendatang.
Baca Juga: Pilkada Pekanbaru, Rekapitulasi PPK Agung-Markarius Unggul di 14 Kecamatan
Ada 4 angkot listrik yang dioperasikan pada tahap ujicoba ini nantinya dengan sejumlah titik penjemputan dan rute pemberhentian.
Selama dua bulan, pasca di-launching pada 5 Desember mendatang, angkot ini akan melayani penumpang di secara cuma-cuma alias gratis.
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Khairunnas mengatakan, angkot listrik tersebut akan mulai beroperasional di kawasan Panam Jalan Swakarya atau Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru.
"Untuk rutenya nanti di Jalan Purwodadi - sampai ke kawasan Rumah Potong Hewan (RPH), kemudian di Jalan Cipta Karya -RPH. Dimulai jam operasional pukul 06.00 sampai dengan pukul 19.00 WIB," ujar Khairunnas kepada Riaupos.co, Senin (2/12/2024).
Khairunnas menjelaskan, operasional kendaraan yang diberi nama "Oplet Pekan" ini akan digratiskan selama 2 bulan, karena masih dalam tahap ujicoba.
Kendaraan ini merupakan kendaraan pengangkut yang mengantarkan penumpang dari pemukiman menuju halte bus terdekat.
"Untuk launching-nya nanti pada 5 Desember mendatang," ujarnya.
Ia mengungkapkan, ujicoba ini dilakukan untuk melihat antusiasme warga dalam memanfaatkan layanan tersebut.
Sehingga dapat dievaluasi, apakah warga memang membutuhkan angkutan tersebut atau tidak.
"Karena kita melihat dulu bagaimana respon masyarakat terhadap layanan kita. Jika bagus tentu kita evaluasi untuk pengembangan lebih lanjut. Untuk tarif normalnya akan disubsidi oleh pemko Pekanbaru sama dengan tarif bus TMP Pekanbaru yakni Rp 3 ribu per orang," pungkasnya.
Laporan: Dofi Iskandar
Editor : M. Erizal