PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Polsek Bukit Raya bersama tim gabungan Sat Brimobda Polda Riau, Dit Samapta, Dit Lantas, Polresta Pekanbaru, Polsek Tenayan Raya, Polsek Sukajadi menggelar razia balap liar serta tindak pidana lainnya.
Polsek Bukit Raya bersama tim gabungan menyisir tempat-tempat rawan kriminalitas dan membubarkan para pemuda yang masih berkumpul melebihi pukul 00.00 WIB.
Razia yang dimulai sejak Sabtu (18/1/2025) dini hari hingga subuh, di 2 lokasi di antaranya, didepan Pos Gurindam 3 Jalan Jendral Sudirman serta di persimpangan Jalan Arifin Ahmad-Jalan Paus, Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan 25 unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk aksi balap liar.
Kapolsek Bukit Raya, Kompol Syafnil mengatakan bahwa razia ini digelar sebagai salah satu upaya pihak Kepolisian untuk mencegah aksi balap liar yang sangat membahayakan bagi pengendara lainnya.
Serta untuk mencegah adanya kelompok remaja bermotor yang melakukan tindakan kriminal terutama di malam hari.
"Razia kali ini difokuskan dengan sasaran utama kendaraan bermotor yang digunakan untuk aksi balap liar, knalpot Brong, premanisme, sajam, C3, pungli, narkoba serta aksi tindak pidana lainnya yang ditimbulkan oleh kelompok geng motor," ujar Kompol Syafnil, Ahad (19/1/2025).
Ia menuturkan, tentunya dengan adanya kegiatan razia ini dapat mencegah gangguan keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Pekanbaru.
"Kami menghimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya untuk tidak keluar rumah melewati batas jam malam, dan hendaknya orang tua juga tidak membiarkan apabila kedapatan anaknya merubah spesifikasi kendaraan bermotor terutama kenalpot brong yang tidak sesuai aturan karena suara yang ditimbulkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat umum," tuturnya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana mengatakan, dalam menciptakan pemeliharaan keamanan dan Ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif, Polresta Pekanbaru bersama dengan jajaran Polsek, bahkan juga bersama Polda rutin menggelar patroli.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi balap liar di wilayah Kota Pekanbaru. "Kami setiap malam minggu memang ada oprasi balap liar. Itu sudah rutin, gabungan dari Reskrim, Intel, Sabara dan juga Lantas, sampai pagi hari," ujar Kompol Berry Juana.
Patroli menyasar sejumlah titik yang rawan digunakan sebagai lokasi balap liar di wilayah Pekanbaru.
"Kami rutin menggelar patroli setiap malam minggu dan juga malam-malam lain, termasuk dari Reskrim juga ada keliling. Bahkan semua bergerak mulai dari Polsek-Polsek, Polresta, Polda juga. Kegiatan ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh aksi balap liar," pungkasnya.
Laporan Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor : M. Erizal