PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PIMPINAN Cabang Dompet Dhuafa Provinsi Riau Hendi Mardika mengatakan, selama Ramadan, Dompet Dhuafa Riau menargetkan 7.000 penerima zakat.
Hal itu dikatakannya kepada wartawan di sela-sela konferensi pers Ramadan Dompet Dhuafa Riau dan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) MPZ LAZ Energi Kebaikan di Todung Saji, Jumat (13/2).
Untuk mencapai target dengan memperluas informasi berkaitan dengan syariat zakat. Dia mengajak masyarakat yang sudah menjadi syarat wajib untuk mengeluarkan zakat agar segera mengeluarkan zakat melalui lembaga yang legal seperti Dompet Dhuafa.
Senada dengan itu, Director Resource Mobillization (Remo) dan Sekretaris Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDDR) Etika Setiawanti menyebutkan, penomena kedermawanan di Indonesia meningkat. Untuk itu pihaknya mendorong seluruh cabang Dompet Dhuafa di Indonesia terus bisa berkontribusi lebih besar.
‘’Edukasi zakat di daerah perlu ditingkatkan. Selama masyarakat atau para muzaki berzakat, infak, sedekah dan wakaf ke lembaga yang sudah terpencaya, In Sya Allah hasilnya justru lebih maksimal. Jadi zakat bukan hanya mengatasi kebutuhan darurat saja tetapi bisa dikelola menjadi program yang produktif. Program pemberdayaan yang berjangka panjang meningkatkan skala ekonomi masyarakat,’’ paparnya.
Meningkatkan zakat tersebut, ia mengimbau kedermawanan atau sultan daerah yang industrinya sedang tumbuh untuk berkontribusi membangun negeri melalui zakat.(hen/c)
Editor : Rindra Yasin