Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hari Otonomi Daerah Ke-29, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Dorong Inovasi dan Akuntabilitas

M Ali Nurman • Sabtu, 26 April 2025 | 09:15 WIB
WAKO AGUNG NUGROHO
WAKO AGUNG NUGROHO

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29, Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa semangat desentralisasi harus menjadi komitmen nyata untuk menghadirkan pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan partisipatif.

Agung Nugroho menyampaikan bahwa otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, melainkan keberanian untuk menciptakan solusi tepat bagi masyarakat. Wako Pekanbaru menekankan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk stagnasi.

“Kita tidak boleh terhenti hanya karena anggaran terbatas. Justru di situ tantangan kepemimpinan, bagaimana berinovasi, memprioritaskan yang penting, dan tetap transparan,” ujar Agung Nugroho pada Kamis (24/4/2025).

Wako Pekanbaru menilai otonomi daerah memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menangani masalah lokal seperti banjir, jalan berlubang, serta layanan pendidikan dan kesehatan secara efektif.

Menanggapi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, Agung menyambut baik arahan tersebut. Ia telah menerapkan penghematan, seperti menggunakan mobil pribadi untuk tugas kedinasan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap anggaran publik.

“Fokus kita adalah memastikan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Strategi menghadapi keterbatasan anggaran dilakukan melalui tiga pendekatan: efisiensi, penajaman prioritas, dan sinergi lintas sektor. Anggaran dialihkan ke sektor prioritas seperti perbaikan jalan dan pengendalian banjir.

Program makan bergizi gratis juga menjadi fokus dengan pendekatan berbasis lokal untuk memenuhi gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Agung mendorong kolaborasi intensif dengan pemerintah provinsi, pusat, dan sektor swasta untuk mendukung proyek strategis, seperti masterplan penanggulangan banjir, pembangunan fasilitas kesehatan dan pengembangan kawasan ekonomi lokal.

“Kami tidak hanya menunggu bantuan, tapi aktif membangun komunikasi untuk mewujudkan pembangunan,” jelas Wako Pekanbaru.

Peringatan Hari Otda ini, menurut Agung Nugroho, bukan sekadar seremonial, melainkan pemantik semangat untuk bekerja lebih cerdas, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

“Mari bersama wujudkan Pekanbaru yang inklusif, efisien, dan berdaya saing tinggi,” ajaknya.(ali)

Editor : Edwar Yaman
#Dorong Inovasi #wako pekanbaru #hari otonomi daerah #akuntabilitas #agung nugroho