PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Uji coba penutupan U-Turn dekat Hotel Royal Asnof dan penutupan sebagian dekat Masjid Raudhatul Jannah, Kota Pekanbaru dimulai pada Jumat (9/5/2025). Perubahan penumpukan kendaraan mulai terlihat.
Pantauan Riaupos.co pada sore hari menjelang pukul 16.00 WIB, kepadatan terjadi di U-Turn dekat Pasar Buah, arus lalu lintas dari Timur ke Barat atau dari arah pusat kota ke arah Simpang SKA.
Kepadatan terpantau menjelang depan pusat belanja bekas Giant tersebut.
Para petugas kepolisian dan Dishub terlihat di U-Turn depan Pasar Buah dan U-Turn depan Raudathul Jannah.
Para petugas memantau kendaraan yang akan berputar arah di dua lokasi atas dampak rekayasa lalu lintas ditutupnya U-Turn di depan Hotel Royal Asnof.
Hanya saja, kepadatan di depan Pasar Buah Jalan Tuanku Tambusai dianggap normal oleh sebagian pengendara. Terutama karena jam itu merupakan jam sibuk pulang kerja.
''Iya, agak padat, biasanya tidak (padat) begitu kalau di situ (U-Turn Pasar Buah, red). Cuma memang kalau jam segini (pukul 16.10 WIB sore, red), memang ramai orang pulang kerja dari (pusat) kota,'' kata M Afdal, salah seorang pemotor yang turun melintas di sana.
Justru, pada siang hari, lalu lintas di titik tersebut normal. Hal ini disampaikan pemotor lainnya, Ikhlas Raven. Menurutnya lalu lintas landai saat ia melewati titik itu.
''Tadi jam 2 (siang, red), lancar aja di sana (depan Pasar Buah, red),'' ujar Ikhlas yang mengaku tahu soal penutupan sejumlah U-Turn Jalan Tuanku Tambusai.
Seperti diketahui, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Riau menutup U-Turn depan Royal Asnof dan sebagian depan Masjid Raudhatul Jannah.
Rekayasa lalu lintas yang diinisiasi Dirlantas Polda Riau untuk mengurai kemacetan ini, juga turut akan menutup U-Turn kecil khusus sepeda motor di dekat Pasar Cik Puan.
Hanya saja pantauan Riaupos.co pada sore, U-Turn kecil itu belum ditutup.(end)
Editor : Edwar Yaman