Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pelari di Kawasan Jalan Diponegoro Khawatir Tertabrak Kendaraan

Afiat Ananda • Jumat, 23 Mei 2025 | 20:34 WIB
Masyarakat berolahraga lari di Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Masyarakat berolahraga lari di Jalan Diponegoro Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Olahraga lari saat ini tengah menjadi tren di Kota Pekanbaru. Banyak masyarakat dari berbagai kalangan, melaksanakan olahraga lari di berbagai lokasi. Salah satu yang menjadi lokasi favorit bagi pelari di Kota Bertuah ialah di Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru.

Setiap pagi dan sore harinya, ratusan masyarakat berkumpul untuk berlari di sepanjang kawasan pusat kota ini. Biasanya, para pelari mengambil rute di Jalan Diponegoro berkeliling masuk ke Jalan Sumatera.

Namun belakangan, para pelari mulai merasakan kekhawatiran dan waswas. Hal ini dirasakan oleh salah seorang masyarakat yang rutin berlari di sepanjang Jalan Diponegoro bernama Febi (26).

 Baca Juga: Weekend, DPRD Pekanbaru Minta Dishub Serius Cegah Truk Besar Masuk Jalan Soebrantas

Karyawan salah satu perusahaan swasta ini berujar, alasan mengapa ia memutuskan berlari di kawasan Jalan Diponegoro sekitarnya. Selain dekat dari kantor tempat ia bekerja, suasana Jalan Diponegoro-Jalan Sumatera yang rindang, membuat suasana berolahraga jadi lebih semangat.

"Saya kalau sore balik dari kantor langsung ganti pakaian olahraga. Kemudian ke sini (Jalan Diponegoro, red). Lari agak sejam, baru balik pulang mandi dan istirahat," sebut Febi saat diwawancarai Riaupos.co, Jumat (23/5/2025).

Kekhawatiran Febi akan tertabrak kendaraan di Jalan Diponegoro bukan tanpa sebab. Menurut dia, meski sudah berlari di pinggir jalan, namun kecepatan kendaraan yang tidak dibatasi mendatangkan kekhawatiran tersendiri.

 Baca Juga: Family Gathering PNM Jadi Ajang Tebar Kebaikan

"Ya, kan sekarang bisa kita lihat kalau sore disini semakin ramai. Ada ratusan sih kalau saya lihat. Jadi memang meski sudah di pinggir, tetap saja karena ramai jadi kita waswas tertabrak kendaraan," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan masyarakat Pekanbaru lainnya, bernama Aldi. Pegawai salah satu instansi ini menyebut Jalan Diponegoro memang menjadi lokasi tren olahraga lari. Karena di sini pula banyak muda-mudi melaksanakan aktivitas olahraga.

"Karena mungkin memang kalau ke stadion kejauhan bagi yang sehari-hari beraktivitas di wilayah kota. Masak kita mau lari sore harus ke Stadion Panam atau Rumbai sana? Makanya saya pikir yang lari disini mungkin masyarakat yang aktivitasnya banyak di wilayah perkotaan," sebut Aldi.

 Baca Juga: Mantan Kapolda Riau Mohammad Iqbal Resmi Sandang Bintang Tiga

Soal kekhawatiran akan ditabrak kendaraan, menurut Aldi turut dirasakan oleh masyarakat yang rutin berlari di sepanjang kawasan Jalan Diponegoro dan Jalan Sumatera.

"Kan olahraga, menjaga kesehatan, itu menjadi kebutuhan kita juga. Artinya masyarakat perlu menjaga kesehatannya. Banyak cara sebetulnya. Tapi saat ini berlari menjadi tren dan di sini ramai. Maka dari itu mungkin kalau sedikit ditata di sini (Jalan Diponegoro) bisa lebih ramai lagi," harapnya.(nda)

 

Editor : Edwar Yaman
#Lari di dipo #runner #Khawatir Tertabrak Kendaraan #Kawasan Jalan Diponegoro #pelari #Joging di dipo pekanbaru #Jalan diponegoro pekanbaru