PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, menargetkan jembatan Siak V akan terintegrasi dengan jalan lingkar 70 yang difungsikan dan ditargetkan sebagai Jalan Jenderal Sudirman kedua.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah mempercepat tahapan pembangunan Jembatan Siak V yang ditargetkan menjadi bagian dari jaringan jalan strategis baru di kota Pekanbaru.
Adapun jalan 70 ini, penghubung pintu Tol Pekanbaru-Dumai, dan Tol Pekanbaru Rengat. Termasuk pembangunan Jembatan Siak V dan penghubung Tenayan Raya ke Okura.
Baca Juga: Lionel Messi dan Luis Suarez Cetak Brace dan Satu Assist saat Inter Miami Kalahkan Montreal di MLS
"Jadi untuk jalan 70 dan Jembatan Siak V akan menjadi outer ring road," ujar Agung kemarin.
"Kami harapkan bisa menjadi alternatif baru seperti Jalan Jenderal Sudirman kedua, demi mendukung kelancaran mobilitas dan pertumbuhan kota," sambungnya.
Proses pembangunan Jembatan Siak V masih berada dalam tahap Konsolidasi Tanah (KT), terutama di kawasan pinggiran Sungai Siak. Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa KT bukan merupakan bentuk negosiasi, melainkan proses administrasi resmi dalam rangka penggantian lahan warga.
"Jadi ini memang bagian dari prosedur ganti rugi lahan yang harus dilalui, bukan negosiasi," tambahnya.
Pemko Pekanbaru juga telah mengusulkan peninjauan ulang terhadap Detail Engineering Design (DED) Jembatan Siak V kepada Pemerintah Provinsi Riau. Agar pembangunan jembatan sesuai dengan perkembangan tata ruang kota.
Desain lama tidak memadai hanya memiliki lebar 12 meter.
"Kami sudah meminta Gubernur Riau untuk membantu mereview DED. Kami usulkan agar lebarnya diperluas menjadi 70 meter, agar sejalan dengan lebar jalan," sebutnya.(ilo)
Editor : Edwar Yaman