PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — “Jangan buang di situ, jangan buang di situ!” teriak seorang guru SD Negeri 81 Pekanbaru yang menegur warga saat membuang sampah sembarangan di Jalan Gabus, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai.
Sampah yang sudah menumpuk sejak seminggu terakhir menyebabkan bau busuk menyengat hingga ke dalam kelas, padahal saat ini para murid tengah melaksanakan ujian sekolah.
Pihak sekolah yang merasa terganggu telah mengambil langkah dengan menegur warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan di kawasan tersebut.
Bahkan, sejumlah guru terpaksa berjaga di sekitar lokasi untuk memantau dan mencegah masyarakat kembali membuang sampah di sana.
"Jarak tumpukan sampah hanya sekitar empat meter dari pagar sekolah. Bau busuknya sangat mengganggu proses belajar. Apalagi saat ini murid sedang ujian. Kami terpaksa meminta murid memakai masker di dalam kelas," ujar TU SDN 81 Pekanbaru, Nopielfariandi, Kamis (12/6/2025).
Ia menambahkan, tumpukan sampah tersebut membentang hingga sekitar 30 meter di bahu jalan, bahkan hampir memakan sebagian badan Jalan Gabus. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan dan mengancam kenyamanan serta kesehatan murid dan guru.
Pihak sekolah mendesak pemerintah setempat agar segera melakukan pengangkutan sampah guna memulihkan kenyamanan lingkungan belajar, terutama mengingat pentingnya suasana kondusif selama pelaksanaan ujian sekolah.(van)
Editor : Edwar Yaman