Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harapan Baru dari Sentra Abiseka, Sekolah Rakyat Pekanbaru Siap Menyambut 109 Murid Kurang Mampu

Joko Susilo • Senin, 7 Juli 2025 | 18:28 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf didampingi Gubernur Riau Abdul Wahid meninjau pengerjaan  Sekolah Rakyat di Sentra Abiseka Jalan Sekolah Rumbai Pekanbaru, Selasa (27/5/2025).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf didampingi Gubernur Riau Abdul Wahid meninjau pengerjaan Sekolah Rakyat di Sentra Abiseka Jalan Sekolah Rumbai Pekanbaru, Selasa (27/5/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Di tengah geliat pembangunan dan dinamika kota, Pekanbaru mulai menyalakan cahaya harapan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Tahun ajaran 2025/2026 menjadi titik awal bersejarah, ketika Sekolah Rakyat resmi dijalankan, membuka pintu bagi 109 murid untuk menjemput masa depan yang lebih cerah.

Berlokasi di Sentra Abiseka, Jalan Kayangan, Rumbai, sekolah ini bukan hanya sekadar ruang kelas. Ia adalah rumah kedua bagi para siswa tempat mereka belajar, tinggal, dan tumbuh.

Sementara gedung utama di kawasan Komplek Perkantoran Pemko Tenayan Raya masih dalam tahap perencanaan, Sentra Abiseka menjadi tumpuan sementara sekaligus awal dari perubahan besar.

"Sekolah Rakyat kita sudah mendapatkan calon siswanya. Teknis pelaksanaan tinggal menunggu kesiapan Sentra Abiseka," ujar Kadis Sosial Kota Pekanbaru Idrus, Senin (7/7/2025).

Menurut Idrus, proses pembelajaran akan dimulai setelah sekolah umum lainnya resmi berjalan. Tak hanya gratis, siswa juga akan mendapatkan fasilitas asrama secara cuma-cuma.

Sebanyak 76 murid berasal dari Pekanbaru, ditambah 33 lainnya dari Kabupaten Siak dan Pelalawan. Semuanya telah melalui proses seleksi yang panjang dan ketat.

"Asramanya sudah siap, tahun ini kita mulai kegiatan belajar mengajar," tambahnya dengan nada optimistis.

Proses seleksi memang tidak mudah. Lebih dari 4.000 calon siswa diverifikasi secara langsung oleh tim dari Dinas Sosial. Mereka turun ke lapangan, mengunjungi rumah demi rumah, menilai kondisi, dan memastikan bahwa yang dipilih benar-benar layak menerima program ini.

Proses verifikasi dan asesmen ini adalah bentuk komitmen bahwa Sekolah Rakyat memang hadir untuk yang membutuhkan.

Sekolah Rakyat kali ini dibuka untuk jenjang SMP dan SMA, menjangkau usia-usia krusial dalam dunia pendidikan. Harapannya, anak-anak ini tidak hanya mendapat ilmu, tapi juga karakter dan bekal hidup untuk menghadapi masa depan yang lebih adil.

Di balik angka dan kebijakan, ada cerita anak-anak yang akhirnya punya seragam, buku, dan tempat tidur sendiri. Ada senyum ibu yang merasa anaknya tak lagi harus putus sekolah.

Ada harapan yang tumbuh di bangunan sederhana di tengah Rumbai, bahwa pendidikan memang hak semua orang tanpa terkecuali.(ilo)

Editor : M. Erizal
#Sekolah Rakyat 2025 #sentra abiseka pekanbaru #dinas sosial pekanbaru