
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kendati sekelompok gajah berhasil dihalau menjauh dari perkebunan warga di Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, namun Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau meminta masyarakat tetap waspada. Pasalnya, masih ada kemungkinan dan risiko gajah kembali melintas.
Seperti diketahui, menindaklanjuti laporan masuknya gajah masuk ke kebun warga di Muara Fajar, Rumbai, Tim Mitigasi Konflik Satwa BBKSDA Riau langsung turun ke lapangan melakukan identifikasi dan mitigasi.
Kepala BBKSDA Riau Supartono mengatakan, hasil identifikasi tim bersama aparat setempat dan masyarakat menemukan adanya kerusakan lahan budidaya semangka milik warga seluas sekitar 1,5 hektare. Ia membenarkan kerusakan disebabkan aktivitas gajah liar beberapa malam sebelumnya.
”Berdasarkan hasil identifikasi tim di lapangan, ditemukan satu kelompok gajah liar berjumlah sekitar 11 ekor berada di area kebun durian dan semak belukar,” ujar Supartono, Senin (1/6).
Supartono menjelaskan, kawasan itu merupakan wilayah jelajah alamiah Gajah Sumatera. Jaraknya dengan wilayah konservasi gajah juga cukup dekat.
Baca Juga: Jemaah Haji Riau Mulai Timbang Koper
”Lokasi kelompok gajah tersebut berjarak kurang lebih 500 meter dari kawasan Hutan Lindung Sultan Syarif Hasyim,” tambah Supartono.
Menurut Supartono, kemunculan gajah di kawasan sekitar perkebunan tidak terlepas dari kedekatan wilayah tersebut dengan habitat alaminya. Karena itu, BBKSDA Riau melakukan langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar di masa mendatang.
Tim BBKSDA, lanjut Supartono, melakukan penggiringan menggunakan bunyi-bunyian serta memasang penjagaan dan blokade pada jalur masuk gajah menuju areal perkebunan dan permukiman warga. Selain itu, api unggun dinyalakan di sejumlah titik yang diduga menjadi lintasan kawanan gajah.
Selain itu Supartono turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat malam hari ketika gajah lebih aktif beraktivitas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



