PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kota Pekanbaru akan terus berkembang, karena letaknya yang strategis dan warganya yang berpikiran terbuka serta toleran. Hal ini menjadi navigasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pekanbaru Tahun 2025-2029 yang dipaparkan Wali Kota Agung Nugroho, Senin (14/7).
Usai memaparkan Ranperda RPJMD pada rapat paripurna di DPRD Pekanbaru itu, Wako Agung menjabarkan arah pembangunan kota ke depan. Wako katakan, ia dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar siap berkolaborasi dengan wakil rakyat untuk menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang berbudaya, maju infrastruktur dan sejahtera masyarakatnya.
”Kita ingin Pekanbaru ini menjadi, yang bisa kita sebut sebagai ibu kota Sumatera. Pekanbaru merupakan hub Pulau Sumatera, posisinya yang berada di tengah-tengah, sangat strategis karena merupakan hub perlintasan orang dan barang,” ujar Agung.
Seluruh elemen masyarakat Kota Pekanbaru harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk mewujudkan itu. Pekanbaru yang sudah mendapat tuah dengan penduduknya yang ramah, terbuka hingga menjadi kota yang heterogen, harus melangkah ke tahap selanjutnya menuju kota maju.
”Kita harus siap dengan segala hal, tentu utuk mencapai kesitu kita harus berkolaborasi dengan DPRD,” ujarnya.
Arah pembangunan di luar RJMPD, Agung juga melihat sisi lain pertumbuhan perekonomian Pekanbaru. Ia melihat banyak usaha baru, termasuk menjamurnya PKL saat ini. ”Nah itu harus ada solusi, bagaimana PKL ini tetap bisa tumbuh,” ucapnya.
Sementara itu, soal pemaparan Ranperda ini, Agung menekankan bagaimana agar program priotas dan janji politik bersama Markarius Anwar masuk RJMPD. Sekaligus, diselaraskan dengan Provinsi dan Pusat.
”Semoga ini segera dibahas di DPRD hingga kami mendapat masukan dari DPRD. Ini juga untuk menyelaraskan dengan pemerintah provinsi dan pusat,’’ ungkapnya.
DPRD Segera Bentuk Pansus
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Azwndi mengatakan, pihaknya akan segera membentuk pansus untuk membahas Ranperda RPJMD2025-2029.
”Selain menyelaraskan dengan program wali kota, pansus ini juga untuk menyelaraskan dengan program nasional. Kita akan melihat program nasional yang bisa diseleraskan dengan program kota, seperti infrastruktur,” ungkapnya.(end)
Editor : Rindra Yasin