PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Setelah sempat ditutup, TPS Air Hitam kini kembali beroperasi dan menimbulkan keresahan warga sekitar yang terdampak akan polusi udara dari aktifvitas bongkar muat sampah.
Aktivitas murid dan guru SD dan SMP 45 Pekanbaru. Manajer PLN UPT Pekanbaru, Andri Candra mengatakan kantor PLN UPT Pekanbaru ikut terganggu akan hal tersebut.
"Kantor PLN UPT Pekanbaru ikut terganggu akibat polusi udara yang semakin terasa di kawasan Jalan Samsul Bahri," ujarnya.
Masyarakat berharap langkah tegas segera diambil agar kualitas udara tetap terjaga dan aktivitas warga tidak lagi terdampak.
Dari gambar yang ditangkap menggunakan drone terlihat bahwa tumpukan sampah cukup besar dan melebar. Di tengah tumpukan tersebut terdapat eskavator.
Meski lokasi pembuangan tampak sepi, namun jaraknya dengan sekolah dan kantor PLN tidak begitu jauh. Sehingga bau yang dihasilkan pun dengan cepat menyebar dan menganggu aktivitas masyarakat dan kantor yang ada di sekitar.
Editor : Rinaldi