PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) setiap tahunnya melaksanakan program vaksinasi rabies terhadap Hewan Penular Rabies (HPR). Hingga September 2025, tercatat sebanyak 1.917 ekor HPR telah divaksinasi dengan rincian 377 ekor anjing, 1.564 ekor kucing, dan 16 ekor monyet.
Dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan penyakit rabies, sekaligus memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day/WRD) 2025, Distankan Pekanbaru melaksanakan kegiatan sosialisasi dan vaksinasi rabies di wilayah dengan populasi HPR cukup tinggi, khususnya anjing. Lokasi kegiatan tahun ini dipusatkan di Kelurahan Palas dan Kelurahan Rumbai Bukit beserta sekitarnya.
Kepala Distankan Kota Pekanbaru, H Maisisco SSos MSi, menegaskan bahwa Hari Rabies Sedunia merupakan momentum penting untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya rabies serta pentingnya pencegahan melalui vaksinasi, edukasi, dan penanganan cepat terhadap kasus gigitan.
Baca Juga: Mengaku Lulusan Akpol 2021, Polisi Gadungan Gelapkan PS4 dan Lakukan Penipuan kepada Korbannya
"Mari kita jadikan Hari Rabies Sedunia sebagai pengingat bahwa rabies dapat dicegah bahkan dieliminasi. Namun, hal itu hanya bisa tercapai jika kita semua bekerja sama. Satu visi, satu aksi, satu kesehatan untuk semua," ungkap Maisisco, Selasa (30/9/2025).
Hari Rabies Sedunia diperingati setiap tanggal 28 September sejak tahun 2007 sebagai kampanye global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan dan pengendalian rabies. Tanggal ini dipilih bertepatan dengan hari wafatnya Louis Pasteur, ilmuwan yang berhasil mengembangkan vaksin rabies pertama pada tahun 1885.
"Adapun tema WRD tahun 2025 adalah “Act Now, You, Me, Community” atau “Bertindak Sekarang, Anda, Saya, Masyarakat”, yang menekankan pentingnya langkah individu dan kolektif dalam menghentikan penyebaran rabies melalui pendekatan terpadu antara manusia, hewan, dan lingkungan," tambahnya.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Ajak Warga Tertib Bayar Pajak, Pemko Pekanbaru Gandeng DJP Riau
Lanjut Maisisco, Kota Pekanbaru masih termasuk daerah tertular rabies dengan laporan kasus gigitan HPR yang cukup tinggi setiap tahunnya. Data Distankan mencatat, pada tahun 2022, 216 laporan gigitan, positif rabies pada hewan 11 ekor.
Tahun 2023, 396 laporan gigitan, positif rabies delapan ekor. Tahun 2024, 652 laporan gigitan, positif rabies 11 ekor. Tahun 2025 (hingga September), 553 laporan gigitan, dengan hasil laboratorium positif rabies empat ekor.
"Peningkatan laporan masyarakat terhadap kasus gigitan HPR menunjukkan kesadaran yang semakin baik, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," sebutnya.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis di Meranti Mendadak Dihentikan! Ribuan Siswa Jadi Korban Transisi Sistem
Distankan Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam upaya pencegahan rabies, di antaranya dengan melakukan vaksinasi pada hewan peliharaan (anjing, kucing, dan kera). Segera melapor dan mendapatkan penanganan medis jika mengalami gigitan hewan.
"Meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya rabies free menuju target dunia bebas rabies tahun 2030," tutupnya.(ilo)
Editor : Edwar Yaman