Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Klarifikasi Terkait Video Viralnya Dituding Selingkuh, Dokter Jeri Adli: Status Saya Sudah Bercerai secara Agama

Dofi Iskandar • Rabu, 1 Oktober 2025 | 16:01 WIB
Jeri Adli didampingi kuasa hukumnya Tatang Prayoga SH MH saat memberikan klarifikasi, pada Rabu (1/10/2025).
Jeri Adli didampingi kuasa hukumnya Tatang Prayoga SH MH saat memberikan klarifikasi, pada Rabu (1/10/2025).

PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Baru-baru ini viral di media sosial (Medsos) seorang istri memergoki sang suami yang tengah berjalan di Mal Living World, Kota Pekanbaru bersama diduga selingkuhannya.

Dalam video yang beredar berdurasi 0,31 detik tersebut, seorang istri yang mengenakan hijab mendatangi sang suami yang tengah bergandengan tangan dengan sang perempuan berambut panjang menggunakan pakaian sky blue dengan rambut di kuncir.

Terkait video viral tersebut, dokter Jeri Adli mengatakan, memang benar yang ada didalam video adalah dirinya yang berprofesi sebagai dokter dan mempunyai klinik. Dan benar bahwa dia tengah bersama teman dekatnya di Living World.

Untuk meluruskan informasi, Jeri menegaskan bahwa saat kejadian, statusnya dengan sang istri, Novi Pitriona, sudah tidak lagi sebagai suami-istri karena telah dijatuhkan talak secara agama.

"Bahwa, saya sudah 2 kali mengajukan Gugatan Talak kepada Novi melalui Pengadilan Agama Rengat yaitu pertama 26 Juni 2019 dengan register perkara Nomor: 300/Pdt.G/2019/PA.Rgt, tetapi gugatan tersebut saya cabut, pertimbangannya untuk memberikan kesempatan kepada Termohon agar bisa berubah dan memperbaiki diri," ujar dokter Jeri Adli, Rabu (1/10/2025).

Kembali mengajukan Gugatan Talak berdasarkan Putusan Pengadilan Agama Rengat Nomor 311/Pdt.G/2021/PA.Rgt, pada tanggal 3 November 2021. Kemudian, pada April tahun 2022, Dokter Jeri kembali rujuk dan mereka kembali melangsungkan pernikahan dengan Novi untuk kedua kalinya.

"Pada tahun 2022 saya melangsungkan pernikahan untuk kedua kalinya dengan Novi. Adapun alasannya agar silahturahmi tetap baik. Kemudian kami putuskan untuk rujuk dan menikah lagi. Yang mana pada saat itu Novi sudah terkena Penyakit Tumor Mata bukan Kanker Mata. Sehingga dengan keadaan seperti itu saya putuskan untuk menerima Novi kembali dengan kondisi dia apa adanya. Akhirnya kami menikah di bulan April 2022," jelasnya.

Namun ternyata, sikap Novi tidak berubah juga. Dia bahkan tetap tidak menghormati orang tua Jeri. Hingga akhirnya, pada Agustus 2024, Jeri mengucapkan Talak Tiga terhadap Novi. Sejak itu, mereka tidak satu rumah lagi.

"Bahwa dalam periode waktu dari Januari hingga April 2025, faktanya saya sudah menjatuhkan talak kepada Novi sebanyak 6 (enam) kali, tetapi tetap saja Novi tidak mau pergi atau keluar dari rumah orangtua saya tersebut," katanya.

Ia mengungkapkan, adapun tujuan pernikahan itu adalah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah (tenang, penuh cinta, dan kasih sayang), menjaga kehormatan diri dari zina, dan memperoleh keturunan yang sah.

"Akan tetapi selama pernikahan saya selama hampir 9 tahun tersebut sampai saat ini saya tidak bisa mendapatkan keturunan atau anak dari Novi," sebutnya.

Sebagai seorang laki-laki dewasa yang tentu saja memiliki hasrat atau kebutuhan biologis untuk dapat menyalurkan secara sah dan halal dan hal tersebut tidak bisa juga didapatkan dari Novi.

"Faktanya semua keluarga besar saya sudah mengetahui jika saya sudah menjatuhkan Talak kepada Novi, bahkan pada Oktober 2024 sebelum bapak kandung saya meninggal, Novi juga sudah diingatkan untuk tidak tinggal bersama lagi, karena sudah ditalak. Akan tetapi Novi tetap saja tidak mau keluar dari rumah orangtua saya tersebut," jelasnya.

Bahwa berkaitan dengan adanya foto yang menyatakan dirinya melakukan KDRT atau hal lain jika memang benar ia melakukannya kenapa Novi tidak melaporkan dirinya kepada pihak berwajib. Sehingga jangan lagi membuat opini yang cenderung mengada-ada.

"Akhirnya saya ketemu dengan Novi pada hari Jumat 26 September 2025 malam lalu. Saat itu jelas status saya sudah bercerai secara agama. Saya sudah menyatakan talak dan hal itu diketahui oleh banyak saksi dan saya yakini pada saat itu saya tidak lagi memiliki hubungan suami istri. Selain itu saya sudah mendaftarkan gugatan talak saya pada pengadilan agama," sebutnya.

Selama menikah, ia bertanggung jawab akan semua kebutuhan Novi, tidak ada kekurangan apapun bahkan pada bulan September 2025 ini, ia masih memberikan Novi uang padahal sudah di talak yang secara agama sudah bercerai. "Terus terang, saya dan keluarga besar sangat dirugikan dengan video yang viral di Medsos itu. Apa yang diberitakan dalam Medsos itu tidak semuanya benar dan harus diluruskan," kata Jeri.

Jeri mengaku, jika pemberitaan yang berkembang saat ini dinilai sangat tidak berimbang. Terlebih lagi, sangat memojokkan pribadi dan profesinya sebagai dokter. "Pemberitaannya sudah terlalu jauh dan simpang-siur. Telah menghancurkan harkat martabat, harga diri sebagai seorang dokter," ungkap Jeri, didampingi kuasa hukumnya Tatang Prayoga SH MH.

Akibat pemberitaan bombastis itu, Jeri mengaku muncul image di masyarakat kalau dirinya sebagai 'Dokter Selingkuh'.  Hal ini  berimbas terhadap sepinya pasien klinik tempat prakteknya di Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). "Sanksi sosial yang saya terima sangat luar biasa. Seolah-olah saya ini dicap sebagai seorang terpidana. Sampai mental saya jatuh dan malu ketemu orang banyak," ungkapnya dengan mata berkunang.

Alasan perceraian waktu itu, karena Novi dinilai tidak menjalankan tugas sebagai istri. Selain tidak bisa memberikan keturunan, hubungan antara Novi dengan kedua orang tua Jeri juga tidak harmonis.

Berbagai upaya dilakukan Jeri untuk pengobatan Novi itu. Mulai dirawat di rumah sakit di Kota Bandung hingga di Negara Malaysia. "Jadi kami itu secara agama Islam sudah berpisah dan saya telah mengucapkan talak tiga kepada Novi. Bahkan, saat ini gugatan cerai itu sedang proses di Pengadilan Agama Rengat," tegas Jeri.

Kendati sudah ditalak tiga ungkap Jeri, namun dia tetap memberikan bantuan pengobatan Tumor mata Novi sebanyak Rp20 juta. Bahkan pada saat Novi melabraknya di Mal itu, Jeri baru saja mengirimkan uang sebesar Rp10 juta kepada Novi.

Jeri merasa heran, kenapa Novi terus mempermalukannya dan masih mengaku sebagai isteri yang sah. Padahal, mereka sudah tidak lagi memiliki hubungan suami istri. Insiden di Mal tersebut kata Jeri, sebenarnya tidak perlu terjadi jika Novi memahami statusnya saat ini. Apalagi Novi diduga melakukan penganiayaan terhadap teman wanita Jeri yang dibawanya saat itu.

Sementara Tatang Suprayoga SH MH, kuasa hukum Jeri meyebutkan, klarifikasi yang diberikan pihaknya sebagai upaya meluruskan pemberitaan selama ini. Sehingga, masyarakat dapat menilai permasalahan ini dengan seutuhnya. "Kalau berita yang di Medsos itu, memang sangat tidak berimbang. Dengan adanya klarifikasi ini, kami berharap tidak ada lagi klaim sepihak yang menyudutkan klien kami," harap Tatang.

Terkait apakah pihaknya akan menempuh jalur hukum atas insiden di Mal pekan lalu, Tatang mengatakan masih dipertimbangkan. Namun, pihaknya masih mengedepankan azas kekeluargaan. 

Editor : Rinaldi
#klarifikasi #pelakor cekcok di mall #selingkuh #istri sah labrak pelakor #Dokter selingkuh di living world pekanbaru #Pelakor di living world pekanbaru #video viral