Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pengoplosan Gas Subsidi Terbongkar, Pemko Harus Tingkatkan Pengawasan

Hendrawan Kariman • Jumat, 3 Oktober 2025 | 09:53 WIB
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Andry Saputra mengapresiasi Ditreskrimsus Polda Riau yang berhasil membongkar praktik pengoplosan gas elpiji
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Andry Saputra mengapresiasi Ditreskrimsus Polda Riau yang berhasil membongkar praktik pengoplosan gas elpiji

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Andry Saputra mengapresiasi Ditreskrimsus Polda Riau yang berhasil membongkar praktik pengoplosan gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram menjadi tabung nonsubsidi 5,5 kg, 12 kg, hingga 50 kg. 

Menurut Andry, praktik pengoplosan gas sangat merugikan masyarakat kecil yang berhak mendapatkan subsidi. Selain itu, aktivitas ini juga membahayakan keselamatan karena dilakukan tanpa standar keamanan.

”Kami sangat mengapresiasi Ditreskrimsus Polda Riau yang berhasil menggerebek praktik pengoplosan gas ini. Jelas ini merugikan masyarakat kecil, karena elpiji 3 kilogram diperuntukkan bagi warga kurang mampu. Selain itu, praktik ini juga berbahaya karena dilakukan tanpa standar keamanan,” kata Andry, Kamis (2/10).

Andry mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memperketat pengawasan distribusi gas elpiji 3 kilogram.  Langkah ini penting agar subsidi energi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan pihak-pihak tertentu.

”Kami mendorong Pemko melalui Disperindag agar memastikan distribusi gas 3 kilogram benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai bocor ke pihak yang tidak berhak, apalagi sampai dioplos. Pengawasan di tingkat agen dan pangkalan harus diperketat,” pintanya.


Andry juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang. Maka dari itu, dinas teknis terkait harus memperkuat pengawasan. Begitu juga Pertamina sebagai penyuplai, harus memperkuat sistem distribusi hingga ke tingkat pangkalan, serta membuka akses pengaduan masyarakat.

”Pengawasan berlapis perlu dilakukan agar distribusi elpiji bersubsidi lebih transparan dan tepat sasaran, sekaligus menutup ruang bagi oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan dari kelangkaan. Maka koordinasi lintas lembaga harus terus ditingkatkan,” terang politisi Gerindra ini.(end)

 

Editor : Arif Oktafian
#Gas #PoldaRiau #pekanbaru #pengoplosan #dprd