PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ratusan orang terjaring dalam razia gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pekanbaru dalam satu pekan terakhir. Pemko Pekanbaru memastikan akan memulangkan gepeng ke daerah asal.
Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengungkapkan ada 149 orang dijangkau petugas selama razia yang digelar hampir satu pekan ini. Kebanyakan adalah gelandangan dan pengemis. Ada juga orang dalam gangguan jiwa atau ODGJ, Pak Ogah hingga pedagang asongan.
”Kami juga mendapati pengemis yang membawa anak-anak untuk mengemis,” kata Zulfahmi Adrian, akhir pekan lalu. Dirinya menyampaikan bahwa operasi masih berjalan. Di mana tim menyasar seluruh ruas jalan baik di jalan protokol hingga pinggiran kota. ”Kami menyasar lokasi yang banyak pengaduan ada pengemis atau gelandangan,” terangnya.
Dirinya mengaku ada di antara gelandangan dan pengemis ternyata berasal dari luar Kota Pekanbaru. Mereka rencananya bakal dipulangkan ke sejumlah daerah selepas terjaring dalam operasi skala besar akhir tahun 2025.
”Ada yang sudah kita pulangkan ke Sumbar, pemulangan ini untuk memastikan dia tidak mengemis lagi di jalanan kota,” tegasnya.
Zulfahmi menyebut ada juga yang bakal dipulangkan ke Jawa dan Kalimantan. Ia menyampaikan bahwa saat pemulangan ini sedang dalam proses setelah pendataan dan asesmen.
”Yang kita pulangkan,sedang kita koordinasikan. Kan ini terkait pembiayaan pemulangan ke daerah asalnya,” pungkasnya.(yls)
Laporan M ALI NURMAN, Kota
Editor : Arif Oktafian