PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Baru saja ditertibkan, bangunan liar, lapak pedagang kaki lima (PKL) kembali bermunculan di Jalan Bima, depan RS Prima dekat Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Binawidya.
Pantauan Riau Pos, Selasa (28/10), PKL membangun kios dari papan kayu di atas drainase yang belum diselesai dibuat. Padahal sebelumnya, lapak-lapak PKL di jalan ini dibongkar habis karena adanya pembangunan jalan dan pembuatan drainase.
Irfan, salah satu pengendara sepeda motor yang kerap melintas di jalan tersebut menyesalkan ulah PKL yang kembali berjualan di atas saluran drainase. ”Sebelumnya disini kan sudah dibongkar, tetapi malah kembali marak,” ujar Irfan, kemarin.
Ia meminta pemerintah kota serius mengurus penanganan masalah PKL yang berada di Jalan Bima tersebut agar tidak kembali menjamur. Karena keberadaan PKL di sana cukup membuat kondisi jalan menjadi semrawut.
”Saran saya agar segera dilakukan penertiban. Jika tidak, takutnya nanti makin ramai. Kalau makin ramai kan jadi susah ditertibkan. Berdagang boleh tapi kan ada tempat dan aturannya, kan gak boleh sembarangan juga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Pekanbaru Yuliarso mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penertiban PKL yang berada di lokasi tersebut. Pasalnya, lokasi tersebut sebelumnya sudah ditertibkan dari keberadaan PKL. ”Kami akan segera melakukan penertiban PKL yang berdiri di atas drainase di Jalan Bima tersebut,” tegas Yuliarso.
Sebelumnya, Satpol PP Kota Pekanbaru menertibkan 46 lapak PKL yang berada di Jalan Bima. Tepatnya di seberang RS Prima Pekanbaru, Kecamatan Binawidya. Dalam upaya menertibkan, Dinas PUPR Pekanbaru juga mengerahkan dua unit alat berat ekskavator.
Usai dilakukan pembongkaran terhadap PKL, Dinas PUPR langsung melakukan perbaikan Jalan dengan cara overlay. Kemudian, Dinas PUPR juga melakukan perbaikan drainase di jalan tersebut dengan melakukan semenisasi.(dof)
Editor : Arif Oktafian