PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Ribuan umat Buddha di Sekolah Dharma Loka Pekanbaru, melaksanakan Sanghadana Kathinakala, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan dihadiri dan diikuti antusias pengurus Yayasan Pendidikan Panca Dharma Pekanbaru, kepala sekolah, guru dan murid unit PG, TK, SD, SMP, SMA dan SMK Dharma Loka yang beragama Buddha.
Terlihat juga wali murid dan 8 anggota Sangha Agung Indonesia. Menurut Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Panca Dharma, Romo Toni, kegiatan Sanghadana Kathinakala telah menjadi kegiatan rutin Yayasan Pendidikan Panca Dharma setiap tahun. Pada perayaan Kathina umat Buddha berkesempatan berdana kebutuhan anggota Sangha.
Sanghadana Kathinakala merupakan salah satu acara keagamaan Buddha untuk memberikan kesempatan umat Buddha memberikan 4 kebutuhan pokok bagi anggota Sangha, rohaniawan Buddha yang melatih diri dalam masa vassa selama 3 bulan. Empat kebutuhan pokok tersebut adalah, jubah/pakaian, kuti/tempat tinggal, makanan dan obat-obatan.
Dikatakannya, Kathinadana pada umumnya dilaksanakan di vihara, komunitas umat Buddha pada bulan Kathina selama sebulan penuh, sekitar Bulan Oktober - November. "Umat diberi kesempatan turut berbagi. Dapat dimulai sejak dini serta dilakukan dari hal yang sederhana," ungkapnya.
Sementara itu, YM Thiradhammo Mahathera menjelaskan tentang memahami simbol dari warna pada bendera Buddhis yang terdiri dari warna biru yang menandakan rasa bakti, warna kuning yang menandakan bijak, warna merah tanda cinta kasih, putih tanda suci/kemurnian hati hingga tanda semangat/penuh motivasi.
"Kelima unsur tersebut perlu dijadikan hasil output dari pendidikan karakter para siswa," tutur YM Thiradhammo Mahathera.
Editor : Rinaldi