Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemprov Riau Terima Penghargaan Bhumandala Awards

Soleh Saputra • Kamis, 20 November 2025 | 10:24 WIB
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal (kiri) usai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal (kiri) usai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendapat penghargaan atas keseriusan dan komitmen dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Badan Informasi Geospasial (BIG). 

Bertempat di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (18/11), Pemprov Riau mendapat penghargaan Bhumandala Award-Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial Tahun 2025. Adapun inovasi Pemprov Riau yang diberikan penghargaan yaitu ’’Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran dan Lahan Riau’’.

’’Alhamdulillah Pemprov Riau meraih penghargaan Bhumandala Awards tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Informasi Geospasial,’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal, Rabu (19/11). 

M Edy Afrizal menjelaskan, BIG memberikan penghargaan kepada kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah yang berhasil memaksimalkan penggunaan data dan informasi terkait geospasial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait kondisi karhutla di Riau saat ini, ia menyebutkan bahwa karhutla sudah terkendali dan titik-titik api yang sebelumnya muncul sudah dapat dipadamkan.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BIG Muhammad Aris Marfai, Sekretaris Utama BIG RA Belinda Arunarwati Margono, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Joko Santoso, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam, serta seluruh kepala lembaga dan pimpinan.

Hingga November, 25,5 Hektare Lahan Terbakar

Kebakaran lahan akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah Kabupaten Kuansing. Mayoritas, kebakaran disebabkan oleh kelalaian manusia. 

Hingga 18 November 2025, Satpol PP Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PP-PKP) Kabupaten Kuansing mencatat, sudah 25,5 hektare lahan terbakar akibat kelalaian manusia. 

Kerugian yang dicapai akibat peristiwa itu sebesar Rp429 juta. Ini diungkapkan oleh Kasat Pol PP-PKP Kuansing, Riokasyterwandra, Rabu (19/11). 

‘’Mulai Februari hingga 18 November 2025, ada 25,5 hektare lahan yang terbakar, dengan kerugian ditaksir Rp429 juta. Mayoritas disebabkan oleh faktor kelalaian manusia,’’ ujar Rio. 

Rio menjelaskan, di Januari 2025 tidak ada musibah kebakaran lahan yang terjadi. Peristiwa kebakaran lahan baru muncul di bulan Februari satu kasus. Lalu di Mei 2025 sebanyak tiga kasus. Juni 2025 sebanyak dua kasus, Juli sebanyak lima kasus, Agustus enam kasus, Oktober lima kasus dan November 2025 sebanyak 10 kasus. 

Kasus-kasus kebakaran itu tersebar di Kecamatan Kuantan Hilir, Kuantan Mudik, Kuantan Tengah, Gunung Toar, Pangean, Inuman, Kuantan Hilir Seberang Seberang, Sentajo Raya, Benai dan Cerenti.(sol/dac) 

 

Editor : Arif Oktafian
#Perpustakaan Nasional Republik Indonesia #karhutla #Penanggulangan #penghargaan #badan informasi geospasial