Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wako Agung Beri Perhatian Khusus Kesejahteraan dan Pendidikan Guru

M Ali Nurman • Rabu, 26 November 2025 | 09:58 WIB
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar membaur bersama murid SD dan guru-guru pada peringatan HGN 2025.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar membaur bersama murid SD dan guru-guru pada peringatan HGN 2025.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan dan peningkatan kualitas para guru sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan di kota ini.

Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun ini, Agung menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tenaga pendidik. Menurutnya, guru merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus ujung tombak terbentuknya generasi penerus bangsa.

“Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) saya bisa berdiri di tengah para pahlawan tanpa tanda jasa, guru-guru hebat yang setiap hari bekerja membentuk masa depan Pekanbaru,” ujarnya, kemarin.

Berbicara pada upacara peringatan HGN yang digelar di Lapangan Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (25/11), Agung menegaskan pemerintah pusat juga terus meningkatkan dukungan terhadap dunia pendidikan.

Salah satu langkah penting yang mulai berjalan tahun ini adalah program beasiswa melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebesar Rp3 juta per semester bagi ribuan guru. Pada tahun 2026, program tersebut akan diperluas dengan penambahan kuota menjadi 150.000 guru serta kenaikan tunjangan bagi guru honorer dari Rp300.000 menjadi Rp400.000. Pemerintah juga akan mengurangi beban administratif dan menetapkan satu hari khusus setiap pekan bagi guru untuk fokus pada pembelajaran dan pengembangan kompetensi.

“Setiap kali bertemu para guru, saya selalu merasa kecil. Karena di tangan merekalah generasi kita ditempa, dituntun, dan diarahkan. Pemerintah pusat dan daerah terus berusaha memberi perhatian lebih, mulai dari beasiswa RPL, peningkatan tunjangan, sampai pengurangan beban administrasi agar guru bisa fokus pada hal terpenting yaitu mendidik,” papar Agung.

Selain penyampaian pidato penghormatan kepada seluruh guru di Indonesia, rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada para insan pendidikan berprestasi yang dilakukan langsung oleh Wako Agung didampingi Wakil Wali Kota (Wawako) Markarius Anwar.

Penghargaan dimulai dari Lomba Kebersihan Satuan Pendidikan jenjang SD dan SMP tingkat Kota Pekanbaru. Untuk kategori SD Negeri, juara I diraih SD Negeri 36 yang dipimpin Kepala Sekolah Devisasmita. Juara II diraih SD Negeri 114 dengan Kepala Sekolah Iswandi, dan juara III diraih SD Negeri 59 di bawah kepemimpinan Ana Maulina.

Untuk kategori SMP Negeri, juara I diraih SMP Negeri 29 dengan Kepala Sekolah Erlinawa. Juara II diraih SMP Negeri 11 yang dipimpin Erna Daharni. Juara III diraih SMP Negeri 4 dengan Kepala Sekolah Rukiah.

Pada kesempatan yang sama, diberikan pula penghargaan kepada sekolah dan pendidik yang meraih prestasi di tingkat nasional pada tahun ini. Selain itu, terdapat penghargaan tingkat Provinsi Riau dari BGTK Provinsi Riau kepada Poryaksa Satria dari SMP Negeri 7 Pekanbaru.

Agung menegaskan, seluruh bentuk apresiasi tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian terhadap dedikasi para tenaga pendidik di Kota Pekanbaru. “Tadi (kemarin, red) kami juga menyerahkan berbagai penghargaan untuk sekolah dan pendidik berprestasi,’’ ujarnya.

Baca Juga: Klarifikasi Kontraktor Bongkar Drainase, Wako Agung Pastikan Sudah Terjadwal Pembayaran Tahun Ini

‘’Melihat wajah-wajah bangga di lapangan Tenayan Raya, rasanya hangat sekali. Seperti energi positif yang menular. Untuk semua guru di Pekanbaru dan Indonesia, Terima kasih atas dedikasi yang tak pernah habis. Guru adalah cahaya bagi banyak masa depan. Di tangan guru, masa depan bangsa dibentuk. Guru hebat, Indonesia kuat, Kota Pekanbaru kuat,” tambahnya.

Di Pekanbaru, peningkatan kapasitas dan kualitas guru juga tak luput dari perhatian orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini. Dalam upaya Pemko Pekanbaru  menjalankan program peningkatan kualitas tenaga pendidik, tahun ini sebanyak 100 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendapatkan beasiswa penuh untuk kuliah S1.

“Tahun ini kami akan menguliahkan 100 guru PAUD untuk menjadi sarjana S1. Mereka diberikan beasiswa penuh selama dua tahun. Ini program khusus dari Pemerintah Kota Pekanbaru,” terang  Wako Agung.

Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu menjadikan seluruh guru PAUD di Pekanbaru berpendidikan minimal sarjana. “Sehingga nanti tidak ada lagi guru PAUD yang hanya tamatan SMA. Meski biasanya kuliah ditempuh empat tahun, kita buat program khusus hanya dua tahun sudah bisa S1,” ujarnya.

Pemberian beasiswa memang jadi salah prioritas utama Wako Agung. Secara umum, selain bagi guru PAUD, Pemko Pekanbaru membuka pendaftaran program beasiswa tahun 2025 hingga, Selasa (9/12) nanti. 

Pemko Pekanbaru untuk tahun 2025 ini menyediakan berbagai jalur beasiswa, mulai dari D3, S1, afirmasi, S2, S3, hingga S1 PAUD. Selain itu, kategori disabilitas dan tahfiz juga kembali dibuka. “Kami sudah membuka pendaftaran beasiswa Pemerintah Kota Pekanbaru. Silakan masyarakat mengakses link-nya. Semoga beasiswa ini bisa bermanfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan,” ujarAgung.

Tak hanya itu, bantuan juga diberikan kepada pelajar berprestasi yang mendapat undangan kuliah ke luar negeri namun terkendala biaya. “Biasanya anak-anak pintar ini dapat undangan sekolah ke luar negeri, tapi tidak punya biaya berangkat. Itu kita bantu. Termasuk kursus bahasa Arab bagi yang kuliah ke Madinah atau Mesir,” tambahnya.

Bagi santri, Wako Agung juga menyiapkan Beasiswa Santri yang diluncurkan pada peringatan Hari Santri di Pekanbaru, Senin (27/10) lalu. “Ini gagasan pertama (dilaksanakan di Pekanbaru, red). In sya Allah akan kita lanjutkan terus. Agar mereka bisa melanjutkan pendidikan untuk mencapai masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Agung menegaskan, program beasiswa santri ini berbeda dengan alokasi anggaran Rp10 miliar yang sudah disiapkan Pemko Pekanbaru untuk beasiswa pendidikan lainnya. “Ini di luar yang Rp10 miliar itu. Jadi memang kita khususkan untuk santri,” ujarnya.(ali)

Editor : Rindra Yasin
#pemko pekanbaru #hari guru nasional #agung nugroho #HGN 2025