PAYUNG SEKAKI (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini terjadi di Jalan Air Hitam Jalur Utara, tepatnya di u-turn depan Masjid Iskandar Muda, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, Rabu (26/11) sekitar pukul 06.17 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan, yaitu mobil truk boks dengan nomor polisi BM 8777 JU dan mobil pick up L300 dengan nomor polisi BM 8647 PC bermuatan buah durian.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio BW Wicaksana mengatakan, korban tewas adalah penumpang mobil pick up bernama Midian Pasaribu (56). Korban mengalami luka berat berupa patah kaki kiri dan patah tulang dada. Ia sempat dirawat di RSD Madani Pekanbaru sebelum akhirnya meninggal dunia.
Sementara sopir mobil pick up Sair Ramadani (23) mengalami luka pada kaki kiri serta tangan kiri. Ia langsung dilarikan ke RSD Madani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan.
Akibat peristiwa tersebut, mobil truk boks BM 8777 JU yang dikemudikan Fredo Simamora (47) mengalami kerusakan pada bagian samping kanan belakang dan sisi kiri. Mobil pick up mengalami kerusakan berat pada bagian depan.
AKP Satrio menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk box yang dikemudikan Fredo Simamora bergerak dari arah Timur menuju Barat. Sesampainya di u-turn depan Masjid Iskandar Muda, kendaraan tersebut hendak berbalik arah.
Pada saat bersamaan, dari arah yang sama (dari belakang ) datang mobil pick up L300 yang dikemudikan Sair Ramadani bersama penumpangnya Midian Pasaribu.
Diduga pengemudi mobil pick up kurang hati-hati, tidak konsentrasi, dan tidak memperhatikan kendaraan di depannya, hingga mobil tersebut menabrak bagian belakang mobil truk boks hingga menyebabkan kecelakaan. Akibat tabrakan tersebut, mobil pick up terbalik.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan untuk penyidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil pick up yang tidak menjaga jarak aman dan kurang waspada saat berkendara. ”Kasus ini kini ditangani Unit Laka Lantas Polresta Pekanbaru untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Satrio.(dof)
Editor : Arif Oktafian