PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kegiatan Nikah Massal Gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi masuk ke Museum Rekor Indonesia (MURI). Acara tersebut memecahkan rekor untuk kategori Prosesi Tepuk Tepung Tawar dengan peserta terbanyak.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan rasa bangganya atas capaian ini.
“Kemeriahan hari ini semakin terasa sejak arak-arakan pagi yang dimulai dari Masjid Ar-Rahman. Sangat meriah, dan kita juga berhasil memecahkan rekor MURI,” ujar Agung Nugroho.
Sejak pukul 03.00 dini hari, halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru lokasi acara sudah dipenuhi dengan berbagai persiapan. Para perias sibuk memoles wajah calon pengantin sebelum prosesi dimulai.
Tepat pukul 07.00 WIB, arak-arakan pengantin digelar. Sepuluh pembawa manggar berjalan memecah kesunyian pagi, diikuti dua pembawa tepak sebagai simbol adat pemersatu pasangan. Suara rebana dari 15 kecamatan menggema, menambah semarak suasana ketika para pasangan memasuki arena acara.
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Wakil Wali Kota Markarius Anwar beserta istri, para kepala OPD, serta keluarga besar para pasangan yang tampak penuh antusias.
Tepat pukul 08.45 WIB, prosesi ijab qabul dimulai, menandai rangkaian puncak dari rangkaian Nikah Massal Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut.(ilo)
Editor : Edwar Yaman