PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, menekankan pentingnya delapan program prioritas atau Asta Protas yang menjadi arah kebijakan Kemenag RI di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Hal itu disampaikannya saat pembukaan rangkaian kegiatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 di hadapan ratusan pegawai Kemenag Kota Pekanbaru, para kepala MIN, MTsN, dan MAN, di halaman Kantor Kemenag, Senin (8/12).
Syahrul menyebut Asta Protas menjadi pedoman baru agar seluruh tugas dan pelayanan Kementerian Agama lebih terarah serta memiliki dampak langsung kepada masyarakat.
"Kita ingin tugas di Kementerian Agama lebih terarah dan target bisa tercapai. Karena itu Menteri Agama menyusun Asta Protas sebagai fokus kerja bersama," ujar Syahrul.
Asta Protas mencakup penguatan kerukunan umat beragama, pengembangan ekoteologi atau kepedulian lingkungan berbasis agama, peningkatan pendidikan agama yang unggul, pemberdayaan pesantren dan ekonomi umat, penguatan manajemen haji, hingga digitalisasi layanan. Program ini selaras dengan visi Asta Cita dan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.
Peringatan HAB ke-80 Kemenag di Pekanbaru mengusung tema "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju." Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti seluruh pegawai dan tamu undangan.
Editor : Rinaldi