PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Kebakaran gudang kara-kara dan rumah bulatan yang terjadi di Jalan Kampar, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Senin (15/12/2025) sore kemarin ditaksir mencapai Rp500 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra mengatakan, pihaknya berhasil mengendalikan kebakaran yang terjadi di sebuah gudang kara-kara dan rumah bulatan di Jalan Kampar tersebut.
Dijelaskannya, kejadian kebakaran dilaporkan sekitar pukul 17.15 WIB oleh seorang warga bernama Faren. Kemudian Damkar Pekanbaru langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran.
"Setibanya di lokasi pukul 17.23 WIB, petugas kami langsung melakukan upaya pemadaman,"ujar Zarman Candra, Selasa (16/12/2025).
Objek yang terbakar meliputi gudang kara-kara milik PT Surya Dumai yang disewa oleh Risma dan Rianto Simurat, serta rumah bulatan milik Alhamda Remon. Petugas melakukan upaya pemadaman, pelokalisiran area kebakaran, serta pendinginan untuk mencegah api meluas ke bangunan sekitar.
"Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu orang petugas pemadam mengalami cedera ringan akibat terkilir. Estimasi kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp500 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp300 juta,"jelasnya.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, seluruh unit pemadam kembali ke pos masing-masing pada pukul 21.00 WIB.
"Akibat operasi pemadaman, Dinas Damkar mengalami kerugian berupa satu pintu MPK 21 rusak, dua rol selang ukuran 1,5 inci bocor, serta satu rol selang ukuran 2,5 inci bocor," katanya.
Zarman Candra terus mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.(dof)
Editor : Edwar Yaman