PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Manajemen Grand Elite Hotel Pekanbaru menyampaikan keprihatinan atas adanya informasi terkait keluhan kesehatan yang dialami oleh sebagian peserta kegiatan Seminar Universitas Lancang Kuning (Unilak) yang diselenggarakan di hotelnya.
General Manager Grand Elite Doni Marten Chan menyampaikan permintaan maaf kepasa mahasiswa dan kampus Unilak atas ketidaknyamanan tersebut. Pihaknya menegaskan komitmen untuk menangani setiap laporan secara serius, profesional, dan bertanggung jawab.
Doni menyebutkan, sejak menerima informasi awal, manajemen hotel telah melakukan langkah-langkah penanganan dan tindak lanjut. Mulai dari komunikasi dan koordinasi aktif dengan pihak penyelenggara serta perwakilan Unilak guna memperoleh informasi yang akurat dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.
''Kami juga melakukan pemeriksaan internal terhadap proses penanganan makanan, meliputi penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian, sesuai dengan standar operasional prosedur keamanan pangan yang berlaku di hotel,'' ungkap Doni.
Manajemen, kata Doni, turut mengamankan serta mengirimkan sampel makanan ke laboratorium independen untuk dilakukan pengujian kelayakan dan keamanan pangan. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan akan diterima dalam jangka waktu tujuh hari kerja.
Selain itu pihaknya juga menyampaikan laporan serta surat resmi kepada pihak Unilak sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan manajemen. Termasuk pemeriksaan dan pemeriksaan internal.
''Sebagai bagian dari prosedur pengendalian mutu internal, manajemen hotel memastikan bahwa sebelum makanan disajikan kepada tamu, dilakukan uji rasa oleh tim Food and Beverage Service guna memastikan kualitas dan kelayakan hidangan,'' ujarnya.
Hasilnya, hingga saat ini, tidak terdapat laporan adanya dampak kesehatan maupun keluhan dari staf hotel yang terlibat dalam proses pengolahan, penyajian, maupun pengawasan makanan.
Manajemen hotel juga menyampaikan bahwa hingga pernyataan ini dikeluarkan, belum terdapat informasi resmi dari pihak Unilak terkait adanya peserta seminar yang dirawat inap.
''Meskipun demikian, manajemen hotel tetap membuka komunikasi secara aktif dengan pihak kampus untuk memantau perkembangan kondisi peserta serta menindaklanjuti setiap informasi yang diperlukan,'' ujar Doni.
Doni juga menyebutkan, manajemen hotel masih menunggu seluruh kesimpulan terkait penyebab kejadian ini menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium.
''Apabila dari hasil tersebut ditemukan hal-hal yang memerlukan tindak lanjut, kami berkomitmen untuk mengambil langkah korektif dan preventif sesuai dengan ketentuan yang berlaku,'' tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 81 mahasiswa Unilak mengalami mual dan muntah setelah menyantap makanan saat mengikuti acara seminar di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Jumat (9/1/2026) lalu. Gejala yang dialami para mahasiswa tersebut dirasakan serentak setelah mereka menyantap makan siang yang disediakan pihak hotel.
Kepala Biro Akademik Unilak Ade Irwanda mengatakan, mahasiswa mengeluhkan mual, muntah dan diare. Namun pihaknya tidak bisa memastikan apakah para mahasiswa tersebut keracunan makanan atau karena penyebab lain.
''Kami tidak bisa memastikan itu keracunan makanan, karena tentunya harus ada penjelasan dari medis. Namun, yang pasti para mahasiswa ini mengeluhkan mual dan muntah,'' kata Ade pada Selasa (13/1/2026).
Seminar itu sendiri diikuti 183 mahasiswa angkatan 2023 yang berlangsung selama 7-9 Januari 2026. Pada hari terakhir kegiatan, Jumat (9/1/2026), mahasiswa menyantap menu makan siang yang disediakan pihak hotel. Beberapa saat setelah itu, para mahasiswa mengeluhkan kondisi kesehatannya.
Editor : M. Erizal