Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gepeng Kian Marak

Prapti Dwi Lestari • Selasa, 20 Januari 2026 | 10:27 WIB

Tim satgas PPPK Dinsos Pekanbaru melakukan pengamanan kepada para gepeng atau badut yang meminta imbalan di kawasn persimpangan SKA, Pekanbaru, Ahad (18/1/2026).
Tim satgas PPPK Dinsos Pekanbaru melakukan pengamanan kepada para gepeng atau badut yang meminta imbalan di kawasn persimpangan SKA, Pekanbaru, Ahad (18/1/2026).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Meski Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Sosial (Dissos) mengklaim rutin melakukan patroli di ruas-ruas jalan tempat gepeng beraksi, namun keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pekanbaru tetap marak.

Menyikapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy mengatakan, dalam mengatasi keberadaan gepeng diperlukan kerja sama semua pihak, baik itu pemerintah hingga masyarakat.

”Meskipun tim patroli Satgas PPKS Dissos Pekanbaru kerap melakukan penjangkauan ke seluruh ruas jalan kota, namun jika masih banyak masyarakat yang memberikan sumbangan gepeng, maka semua yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru akan sia-sia. Lantaran dengan memberikan sumbangan ke gepeng di persimpangan jalan, malah akan membuat mereka semakin banyak, dn menjadi aksi tersebut sebagai ladang pekerjaan oleh mereka,” kata Junaedy, Senin (19/1).

Seperti saat tim patroli Satgas PPKS Dissos Pekanbaru melakukan patroli rutin di kawasan flyover Jalan Tuanku Tambusai - Soekarno Hatta, Ahad (18/1). Tim menemukan gepeng yang mengenakan kostum superhero dan badut untuk melakukan aksi meminta-minta di persimpangan jalan.

”Dari hasil patroli Satgas PPKS Dissos Pekanbaru kemarin, kami menemukan gepeng yang berpenghasilan sampai Rp246 ribu. Itu hanya dari 1,5 jam mereka bekerja,” ungkapnya.

Terhadap gepeng yang terjaring tim Satgas PPKS, Junaedy katakana, mereka diminta membuat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi aksi meminta-minta.

”Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan di jalan, karena kalau diberi terus gepeng ini tidak akan pernah abisnya,” tegasnya.(ayi)

Editor : Arif Oktafian
#marak #pemko pekanbaru #gepeng #dinas sosial