Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lantik DPC Peradi SAI Pekanbaru, Ketum Harry Ponto Ingatkan soal Integritas dan Etika

Hendrawan Kariman • Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:26 WIB
Ketua Umum Peradi-SAI Harry Ponto foto bersama pengurus DPN dan DPC Peradi - SAI Pekanbaru usai prosesi pelantikan, Jumat (31/1/2026).
Ketua Umum Peradi-SAI Harry Ponto foto bersama pengurus DPN dan DPC Peradi - SAI Pekanbaru usai prosesi pelantikan, Jumat (31/1/2026).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia - Suara Advokat Indonesia (Peradi-SAI) Harry Ponto resmi melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) Peradi-SAI Pekanbaru periode 2026–2030, Jumat (30/1/2026) malam.

Megawati Matondang SH yang resmi terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) pada 29 November 2025, resmi dilantik memimin Peradi SAI Pekanbaru. Ia didampingi Fahrizal Fauzi sebagai Wakil Ketua, Dr Parlindungan SH MH sebagai Sekretaris dan Marisha SH sebagai Bendahara.

Mereka dilantik bersama advokat lainnya yang mencapai 50 orang, di salah satu hotel di Kota Pekanbaru malam itu. Pelantikan itu turut dihadiri Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan, Dewan Pakar Peradi Prof Dr Harkristuti Harkrisnowo, Wasekjen DPN Peradi-SAI Eva Nora hingga Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau Yan Darmadi.

Harry Ponto dalam sambutannya mengingatkan para pengurus Peradi- SAI Pekanbaru untuk menjalankan aman yang diemban dengan sebaik-baiknyak.

"Pelantikan ini bukan sekedar seremoni, bukan pakai jas, foto-foto dan gayaan-gayaan. Ini merupakan janji profesi, ini janji untuk menjaga kehormatan kita, janji berpihak pada keadilan," ujarnya.

Harry juga mengingatkan bahwa advokat tidak hanya punya tanggung jawab memperjuangkan keadikan ke manusia, tapi juga alam. "Ketika alam dijaga maka kita dijaga. Bila tidak dijaga, kita juga kena dampaknya," tegasnya.

Ditemui usai melantik DPC Peradi - SAI Pekanbaru, Harry Pranoto menyatakan apresiasinya terhadap penguatan imunitas Advokat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan KUHP yang baru. Namun ia mengingatkan para advokat akan integritas dan etika.

"Penguatan imunitas ini harus diikuti dengan penguatan integritas dan etika. Kode etik adalah parameter utama. Maka advokat Peradi-SAI sangat diharapkan sungguh-sungguh menjaga etika dalam menjalankan profesinya," tegas Harry.

Maka usai pelantikan Harry langsung menugaskan Megawati dan kawan-kawan untuk segera membentuk Dewan Kehormatan. Lembaga ini dinilai sangat krusial sebagai lembaga penegak kode etik.

Sementara itu Ketua DPC Peradi-SAI Pekanbaru Megawati Matondang menjawab pesan dari Ketua Umum Peradi-SAI tersebut. Usai pelantikan, kata dia, program pertama kepengurusannya adalah melakukan pendalaman materi KUHAP dan KUHP baru kepada seluruh anggota Peradi-SAI di daerah.

Untuk pembentukan Dewan Kehormatan, Megawati dan para pengurus sudah ambil ancang-ancang. Bahkan pihaknya telah memulai tahapan seleksi. "Untuk Dewan Kehormatan kami telah melakukan penjaringan nama-nama dari kalangan advokat senior, akademisi, dan tokoh masyarakat untuk diusulkan ke Dewan Pimpinan Nasional Peradi-SAI sebagai calon Dewan Kehormatan," ujar Megawati.

Menurut Megawati, ada tujuh nama yang diusulkan. Sesuai ketentuan, hanya akan ada lima orang nantinya akan bertugas dalam majelis pemeriksa perkara etik, termasuk unsur akademisi, tokoh masyarakat dan unsur jurnalis senior.

Editor : Rinaldi
#megawati matondang #peradi sai cabang pekanbaru #integritas dan etika