Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ratusan Warga dan Mahasiswa Tuntut THM New Paragon Ditutup Terkait Dugaan Pesta Waria di Sana

Hendrawan Kariman • Senin, 2 Februari 2026 - 19:26 WIB
Massa aksi warga Kota Pekanbaru bersama sejumlah tokoh menggelar aksi di depan New Paragon, Jalan Syarif Kasim, Kota Pekanbaru, Senin (2/2/2026). Mereka menuntut klab malam itu disegel,
Massa aksi warga Kota Pekanbaru bersama sejumlah tokoh menggelar aksi di depan New Paragon, Jalan Syarif Kasim, Kota Pekanbaru, Senin (2/2/2026). Mereka menuntut klab malam itu disegel,

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ratusan warga Kota Pekanbaru dari berbagai unsur menggelar aksi di depan tempat hiburan malam (THM) New Paragon, Jalan Syarif Kasim, Pekanbaru pada Senin (2/2/2026) sore.  Warga meminta agar kelab malam itu disegel. Hal ini menyusul beredar video yang diduga pesta waria yang terjadi di dalamnya.

Video itu sendiri viral hingga membuat Polresta Pekanbaru dan Satpol PP Pekanbaru turun ke lokasi beberapa hari lalu. Di antara tokoh yang hadir dalam massa aksi, ada mantan Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Azlaini Agus, mantan Anggota DPRD Riau Ade Hartati dan beberapa tokoh agama setempat. Terlihat juga dalam aksi, puluhan mahasiswa berjaket Universitas Riau.

Pada kesempatan itu Edy Natar melakukan orasi aksi protes terhadap apa yang diduga terjadi di New Paragon, pesta waria. Aksi itu menurutnya jelas telah mencoreng wajah Kota Pekanbaru, ibu kota Bumi Melayu, yang terkenal agamis dan menjunjung tinggi norma susila dan adat.

 Baca Juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, BPBD Kampar Siaga di Sejumlah Kecamatan

Selaras dengan Edy Natar, Azlaini Agus juga dengan tegas meminta  agar New Paragon segera disegel.

''Kami meminta tempat ini segera disegel, sekarang juga,'' ujar Azlaini yang disambut teriakan massa.

Permintaan aksi massa ini langsung diarahkan kepada Pj Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Ingot Hutasuhut dan Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Yuliarso. Keduanya berada di lokasi.

Menanggapi permintaan warga, Ingot menyampaikan hal yang dinilai normatif oleh massa aksi. Ingot mengatakan, ia menerima aspirasi dari warga atas apa yang telah terjadi.

 Baca Juga: Iskandar Hoesin Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum KONI Riau Periode 2026-2030

''Aspirasi kami terima dengan baik ini akan menjadi agenda prioritas bagi kami ke depan. Kami akan bertindak sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,'' ujar Ingot.

Namun massa aksi tidak puas dengan apa yang disampaikan Ingot. Massa melalui tokoh-tokoh yang gadir tetap meminta New Paragon disegel saat itu juga.

''Mulai malam ini kami tidak ingin ada aktivitas lagi,'' tegas Azlaini Agus.

Sementara mantan Anggota DPRD Riau Ade Hartati juga meminta Sekdako untuk menutup New Paragon sementara sampai selesai evaluasi menyeluruh. Menurutnya massa aksi tidak akan bubar sebelum ada penyegelan resmi.

''Kami siap bermalam disni,'' sebut Ade yang diamini massa aksi dengan sorak-sorai.

Setelah berdiskusi sekitar 10 menit, Sekdako Ingot sempat memberikan kesempatan pihak perwakilan manajemen New Paragon berbicara. Tapi baru selesai mengucapkan salam, langsung di sela massa aksi.

Sekdako kemudian menanggapi hal itu dengan memastikan bahw New Paragon tidak akan beroperasi. Akan tetapi tetap saja, hal ini belum bisa diterima aksi massa. Bahkan massa meminta Ingot menelepon Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang disebut sedang berada di luar kota.

''Silakan kami tunggu Pak Ingot berkomunikasi dengan Wali Kota dengan media telepon,'' sebut Azlaini Agus.

Pada aksi itu puluhan polisi berjaga di luar dan di halaman New Paragon. Puluhan Anggota Satpol PP juga turut bersiaga di lokasi, turut tumpah ruah bersama warga. Jalan Syarif Kasim pada bagian depan New Paragon sendiri lumpuh dan dijaga petugas lantas sejak sore.

Ucapan warga agar tetap berada di lokasi tidak main-main. Bahkan sejumlah warga yang ikut aksi menggelar Salat Magrib di badan jalan. Hingga tulisan ini diturunkan menjelang pukul 19.00 WIB, massa aksi masih bertahan di lokasi. Mereka menunggu tindakan penyegelan atau ucapan langsung dari Wali Kota Agung Nugroho.(end)

Editor : Edwar Yaman
#tempat hiburan malam #Klab Malam #Azlaini Agus #New Paragon #edy natar