KOTA PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jelang perayaan Imlek 2577 Kongzii, sejumlah persiapan terus dimatangkan oleh Panitia Imlek Bersama Tionghoa Pekanbaru. Untuk tahun ini, akan ada suasana berbeda dari tahun sebelumnya.
Di mana setiap tahun biasanya ada momen detik-detik Imlek dan pelepasan kembang api di Jalan Karet, namun tahun ini ditiadakan. Inimengikuti imbauan pemerintah untuk menghormati para korban bencana alam yang belum lama ini terjadi di Pulau Sumatera.
Meski begitu, Pantia Imlek Bersama akan tetap memasang 888 lampion di Jalan Karet yang akan dinyalakan mulai 10 Februari hingga 4 Maret mendatang.
Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama Tionghoa Pekanbaru, Djohan Oei dari Marga Huang Pekanbaru mengatakan kegiatan Imlek bersama ini merupakan agenda tahunan yang melibatkan banyak organisasi Tionghoa di Pekanbaru. ”Tahun ini disepakati melaksanakan Imlek Bersama pada Ahad, 22 Februari 2026 di Hotel Furaya,” ungkapnya, Rabu (11/2).
Djohan menjelaskan, susunan acara akan diisi berbagai pertunjukan seni budaya seperti tarian tradisional, barongsai, hingga tarian naga yang dibawakan komunitas dan organisasi Tionghoa di Pekanbaru.
Panitia juga mengundang unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk turut meramaikan suasana kebersamaan.