PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Safari Ramadan Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, terus bergulir. Agung bersama jajaran pemerintah kota menyambangi Masjid Al Fajariyah di Kecamatan Limapuluh, Selasa (3/3/2026) malam.
Kehadirannya bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Di hadapan jemaah, Agung kembali menegaskan arah kebijakan pembangunan yang sedang dijalankan. Ia memastikan, pembenahan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, seiring dengan upaya meningkatkan mutu pelayanan dasar bagi warga.
Di Kecamatan Limapuluh sendiri, perbaikan jalan memang sudah berjalan, namun baru menyasar sejumlah titik, khususnya di sekitar Pasar Limapuluh. Masih ada ruas yang memerlukan perhatian serius, terutama akses di kawasan pelabuhan bongkar muat.
"Ruas jalan di kawasan pelabuhan bongkar muat barang, tepatnya di Jalan Tanjungbatu, masih memerlukan penanganan serius. Perbaikan Jalan Tanjungbatu membutuhkan anggaran cukup besar, hampir Rp7 miliar. Namun, pembangunan tersebut akan kami selesaikan," kata Wako.
Selain itu, Jalan Sumber Sari juga masuk dalam daftar perbaikan karena kondisinya yang rusak. Meski fokus pada pembangunan fisik, Agung menegaskan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan tetap menjadi perhatian penting pemerintah kota.
"Tidak boleh ada lagi anak putus sekolah maupun anak yang mengalami stunting. Saya minta warga segera melaporkan kepada pemko apabila menemukan kasus tersebut agar dapat segera ditangani," terangnya.
Dalam suasana Ramadan yang hangat, Agung turut menanggapi rencana pengembangan Masjid Paripurna Al Fajariyah. Pemerintah Kota Pekanbaru mengalokasikan bantuan pembangunan sebesar Rp100 juta untuk mendukung pelebaran dan pengembangan masjid tersebut.
"Apabila dana tersebut belum mencukupi, kami siap menambah anggaran. Supaya, pembangunan masjid ini dapat diselesaikan secara optimal," ucap Agung.
Tak hanya bantuan dana, pemko juga menyerahkan televisi 43 inci dan fasilitas WiFi gratis sebagai bagian dari program seribu titik WiFi gratis di Pekanbaru. Akses internet tersebut tidak hanya dimanfaatkan masjid, tetapi juga dapat digunakan posyandu, poskamling, hingga gedung serbaguna di lingkungan sekitar.
Bantuan sosial lainnya turut disalurkan, mulai dari kursi roda bagi warga yang membutuhkan hingga bantuan tunai Rp10 juta dari Bank Riau Kepri. Di sektor lingkungan, Agung mengungkapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) memiliki anggaran sekitar Rp80 miliar yang difokuskan pada pengangkutan sampah dari tempat penampungan sementara (TPS).
"Kami mendorong warga agar memilah sampah organik dan nonorganik sejak dari rumah guna mendukung kegiatan lembaga pengelola sampah," tutur Agung Nugroho.
Pada kesempatan itu, Pemko Pekanbaru juga menyerahkan 15 mushaf Al-Qur'an untuk Masjid Al Fajriyah, bantuan kemitraan perbankan syariah, bantuan sosial masyarakat, serta paket beras bagi warga penerima manfaat. Melalui program Pekanbaru Cerdas, beasiswa turut diberikan kepada pelajar di Kecamatan Limapuluh. Siswa SD Negeri 127 menerima Rp750 ribu per anak, sedangkan siswa SMP Negeri 7 memperoleh Rp1 juta per anak berikut buku amaliah Ramadan. Di bidang kesehatan, empat unit kursi roda diserahkan kepada warga, dengan dua penerima hadir langsung menerima bantuan tersebut.(ilo)