PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggencarkan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan stunting di wilayahnya.
Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna membantu pemenuhan nutrisi bagi anak-anak yang terindikasi mengalami gangguan pertumbuhan.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan bahwa intervensi stunting terus berlanjut. Penanganan yang dilakukan untuk pengentasan stunting ini memerlukan proses.
"Intervensi gizi ini kita teruskan. Jadi kita minta Pak Camat dan Pak Lurah memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak stunting ini," kata Markarius Anwar, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, penanganan stunting ini perlu kolaborasi semua pihak. Pemerintah Kota Pekanbaru juga menggandeng pihak swasta dalam upaya pemenuhan nutrisi anak terindikasi stunting.
Camat dan lurah bisa merangkul pengusaha yang ada di wilayah masing-masing untuk mengakomodasi program CSR mereka dan diarahkan ke penanganan stunting.
"Seperti beberapa waktu lalu ada dari pihak Angkasa Pura, BRI ada sumbangan stunting. Nanti bisa kita arahkan ke program bapak asuh, dan anak stunting ini bisa mendapatkan intervensi gizi secara rutin sampai selesai," jelasnya. (ilo)
Editor : M. Erizal