Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Halal Bihalal Keluarga Besar Datuk HM Arsyad, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi

Evan Gunanzar • Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Keluarga besar Datuk HM. Arsyad foto bersama saat menggelar acara Halal Bihalal di Hotel Furaya Pekanbaru, Senin (23/3/2026). ( Irvandi Gustari for Riaupos.co)
Keluarga besar Datuk HM. Arsyad foto bersama saat menggelar acara Halal Bihalal di Hotel Furaya Pekanbaru, Senin (23/3/2026). ( Irvandi Gustari for Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Keluarga besar Datuk HM Arsyad menggelar acara Halal Bihalal di Hotel Furaya Pekanbaru, Senin (23/3/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga besar yang kini telah berkembang mulai generasi ke-2 hingga generasi ke-7.

Cucu Datuk HM Arsyad, Dr. Irvandi Gustari SE. MBA. CRM, kepada Riaupos.co, Rabu (25/3/2026), menjelaskan bahwa kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2004 dan kini memasuki pelaksanaan ke-22. Setiap tahunnya, pelaksanaan Halal Bihalal dilakukan secara bergantian oleh masing-masing keturunan, yakni Bani Hasyim Arsyad, Bani Ilyas Arsyad, Bani Ibrahim Arsyad, Bani Mansyur Arsyad, serta Bani Siti Asma Arsyad.

"Ini sudah menjadi tradisi keluarga kami. Setiap tahun bergiliran menjadi tuan rumah, sehingga semua keluarga bisa terlibat aktif dalam penyelenggaraan," ujar Irvandi.

Ia menyebutkan, kegiatan ini dihadiri ratusan anggota keluarga dari berbagai generasi, mulai dari generasi kedua hingga generasi ketujuh. Bahkan, dalam pelaksanaan kali ini tercatat sekitar 450 orang hadir, dari total keseluruhan keluarga yang mencapai kurang lebih 548 orang, mulai dari anak, menantu, cucu hingga cicit buyut Datuk HM Arsyad.

Menurutnya, selain menjadi ajang silaturahmi, Halal Bihalal ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti pembacaan ayat suci Alquran, penampilan perwakilan masing-masing bani, hingga penyampaian penambahan anggota keluarga di setiap bani.

"Yang menarik, setiap tahun selalu ada cerita tersendiri. Kadang kami harus saling berkenalan kembali, terutama dengan generasi yang lebih muda. Saat bersalaman, sering muncul pertanyaan anak siapa, cucu siapa. Itu menjadi dinamika lucu sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan," tambahnya.

Seiring bertambahnya jumlah anggota keluarga, sejak tahun 2024 pelaksanaan kegiatan dipindahkan ke hotel agar lebih nyaman dan terpusat. Sebelumnya, kegiatan sering dilaksanakan di rumah keluarga sehingga peserta terpencar dan kurang kondusif.

"Sekarang kami pilih hotel bukan soal kemewahan, tapi lebih kepada kenyamanan agar seluruh keluarga bisa berkumpul dalam satu tempat dan lebih khusyuk dalam bersilaturahmi," jelasnya.

Meski demikian, Irvandi mengakui masih ada beberapa anggota keluarga yang belum dapat hadir, terutama yang berada di luar negeri untuk menempuh pendidikan maupun bekerja.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa saat ini generasi kedua yang tertua adalah ibunya Aswarni Adam berusia sekitar 88 tahun.

Sementara itu, Prof Hj Aswarni Adam SH sendiri yang juga istri Wali Kota Pekanbaru ke-10 Ibrahim Arsyad, turut membagikan kisah inspiratif tentang nilai kebersamaan dalam keluarga. Ia mengenang masa sulit pada tahun 1967–1968, ketika kondisi ekonomi serba terbatas, termasuk sulitnya mendapatkan beras.

"Waktu itu memang susah, tapi karena kami pegawai negeri, masih ada beras. Beberapa keluarga juga ada yang tinggal bersama kami, yang penting keluarga tidak sampai kelaparan. Paling utama adalah pendidikan, tidak boleh ada yang putus sekolah," ungkapnya.

Ia menegaskan, nilai utama yang terus dijaga dalam keluarga besar ini adalah kepedulian, terutama dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan.

"Tujuan utama kita adalah rasa kekeluargaan. Kita ini satu keluarga besar, satu kakek dan nenek. Jadi harus saling peduli. Kalau ada yang kurang sejahtera kita bantu, dan untuk pendidikan itu wajib, tidak boleh putus sekolah," tegasnya.

 

Editor : Rinaldi
#halal bihalal #datuk HM Arsyad #keluarga besar