Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemko Pekanbaru Dorong LPS Angkut Sampah Setiap Hari, Cegah Penumpukan

Joko Susilo • Kamis, 9 April 2026 | 16:01 WIB
Pekerja mengangkut sampah ke dalam truk di kawasan Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru. (DOK RIAUPOS.CO)
Pekerja mengangkut sampah ke dalam truk di kawasan Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru. (DOK RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mendorong optimalisasi kinerja Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di setiap kelurahan. Langkah ini dilakukan agar pengangkutan sampah dari lingkungan masyarakat ke trans depo berjalan tepat waktu dan tidak menimbulkan penumpukan.

Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang ada di setiap kelurahan diminta untuk terus meningkatkan kinerjanya, khususnya dalam hal pengangkutan sampah dari lingkungan masyarakat menuju trans depo. Jadwal pengangkutan diharapkan tidak mengalami keterlambatan agar tidak memicu timbunan sampah baru di permukiman warga.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap kinerja LPS. Evaluasi secara berkala juga dilakukan guna memastikan pelayanan pengangkutan sampah berjalan maksimal.

Baca Juga: Instruksi Wako, ASN Wajib Pilah Sampah dari Rumah

Ia menyebutkan, Pemko Pekanbaru mendorong agar armada LPS dapat mengangkut sampah setiap hari dari lingkungan masyarakat. Dengan pola pengangkutan harian, diharapkan tidak ada lagi penumpukan sampah di titik-titik tertentu.

"Ini sedang kita evaluasi, ini kita dorong dan targetkan bagaimana LPS bisa meramu skema agar sampah ini bisa diangkut setiap harinya," ujar Agung, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, komitmen bersama antara Pemko dan pengelola LPS sudah terjalin, salah satunya melalui kesepakatan untuk melakukan pengangkutan sampah setiap hari demi menjaga kebersihan kota.

Baca Juga: Kemendikdasmen, Tanoto Foundation, Gates Foundation, dan UNICEF Kolaborasi Demi Tingkatkan Literasi dan Numerasi

Namun demikian, Agung mengakui masih ditemukan praktik angkutan sampah mandiri ilegal yang beroperasi tanpa izin. Bahkan, angkutan tersebut kerap mengatasnamakan pemerintah. "Kemudian sampah yang diambil dibuang di pinggir-pinggir jalan. Ini yang membuat tumpukan sampah baru," jelasnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih tertib dalam membuang sampah serta mulai memilah sampah rumah tangga yang memiliki nilai ekonomis. Upaya ini dinilai dapat membantu mengurangi volume sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Editor : Rinaldi
#cegah penumpukan sampah #pemko pekanbaru #lps