MARPOYAN DAMAI (RIAUPOS.CO) - Senin (13/4), Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho didampuk untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Tahfidz Al-Furqon di Jalan Kulim Ujung, Perumahan Beringin Indah, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.
Dalam sambutannya, Wako menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut adalah bentuk dukungan pemerintah terhadap program pendidikan berbasis keagamaan, khususnya dalam membina generasi muda melalui pembelajaran Al-Qur’an.
”Ya, kita pagi ini alhamdulillah meletakkan batu pertama undangan dari masyarakat dalam pembangunan Gedung Tahfidz Al-Furqon. Ini merupakan swadaya dari masyarakat dan tentu kita sebagai pemerintah mendorong program-program seperti ini karena ini juga bagian dari pendidikan dan juga penguatan tentang bagaimana anak-anak kita belajar tahfidz,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendidikan agama sejak dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, jika anak-anak dibekali nilai-nilai agama yang kuat, maka masa depan mereka juga akan lebih terarah.
”Tentu dari basic, dari dasar, jika anak-anak kita memang sudah terjaga oleh agama, insyaallah masa depannya juga akan terjaga,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemko Pekanbaru memberikan bantuan sebesar Rp250 juta untuk mendukung percepatan pembangunan gedung tersebut. Agung berharap bantuan itu dapat menghindari terjadinya pembangunan mangkrak yang kerap terjadi pada proyek-proyek berbasis swadaya masyarakat.
”Karena kebanyakan ada peletakan batu pertama dan lama-lama terbengkalai, akhirnya semangat dari masyarakat karena terlalu lama menyelesaikan pembangunan ini akhirnya redup, dan berujung permasalahan atau bangunan terbengkalai. Untuk itu, kami memberikan bantuan agar segera dituntaskan,” jelasnya.
Baca Juga: Rp 4,5 Juta per Orang, Wako Agung Siapkan Rp6,14 Miliar untuk 1365 JCH Asal Pekanbaru
Sementara itu, Ketua Yayasan Paripurna Al-Furqon Beringin Indah, Muhammad Nazir Qarim menjelaskan bahwa Rumah Tahfidz Al-Furqon berada di bawah naungan yayasan yang juga mengelola sejumlah amal usaha di kawasan tersebut.
”Rumah Tahfidz Al-Furqon ini di bawah Yayasan Paripurna Al-Furqon Beringin Indah. Yayasan ini membawahi tiga amal usaha, yaitu masjid milik masyarakat, madrasah, dan amal usaha lainnya. Rumah tahfidz ini merupakan bagian dari pengembangan madrasah,” paparnya.
Ia menyebutkan, pembangunan gedung ini dirancang sebagai fasilitas pembinaan bagi para santri yang tidak hanya belajar menghafal Al-Qur’an, tetapi juga akan difasilitasi untuk tinggal (menginap) di lokasi tersebut.***
Laporan M ALI NURMAN, Marpoyan Damai
Editor : Arif Oktafian