PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Sebanyak sembilan tim penelitian dan satu tim pengabdian masyarakat dari universitas tersebut berhasil meraih dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia untuk tahun anggaran 2026.
Keberhasilan ini merupakan capaian yang membanggakan, sekaligus menegaskan komitmen USTI dalam mendorong peningkatan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Berdasarkan rilis resmi yang diterima, rincian perolehan hibah terdiri atas enam proposal yang lolos pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP), satu proposal pada skema Penelitian Disertasi Doktor (PDD) dan tiga proposal pada skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) serta satu proposal pada skema pengabdian masyarakat.
Dengan demikian, total terdapat 11 proposal yang didanai oleh Kemendiktisaintek dari berbagai skema kompetitif nasional tersebut.
Baca Juga: DPRD Riau Dukung Olahraga Masyarakat melalui “Berbenah Run 5K” di Bengkalis
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USTI Dr Torkis Nasution MKom mengungkapkan, bahwa capaian ini tidak terlepas dari kerja keras dan pendampingan intensif yang dilakukan LPPM kepada seluruh dosen sejak tahap penyusunan proposal hingga proses submit.
Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memang terjadi penurunan jumlah proposal yang lolos yaitu 16 proposal, namun hal ini menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan agar semua peluang yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Rektor USTI Assoc Prof Dr Lusiana SKom MKom menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, lolosnya sepuluh proposal hibah kompetitif nasional merupakan bukti nyata peningkatan kualitas akademik dan riset di lingkungan USTI. Setiap tahun USTI selalu menempatkan dosennya dalam ajang penelitian dan pengabdian masyarakat.(nto/c)
Editor : Arif Oktafian