PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suasana tenang dan tertib menyelimuti sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pekanbaru saat pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berlangsung hingga pekan ini. Ujian yang kini menggantikan Ujian Nasional (UN) tersebut dipastikan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, turun langsung memantau pelaksanaan di beberapa sekolah. Dari hasil peninjauan beberapa hari itu, ia memastikan seluruh proses berjalan sesuai harapan.
“Sejauh pemantauan kami tidak ada masalah. Di semua sekolah berjalan lancar,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Perkuat Fondasi Hukum Daerah, Tiga Ranperbup Siak Dibedah dalam Forum Harmonisasi
Di ruang-ruang ujian, para siswa tampak serius mengerjakan soal. Meski berbasis teknologi, pelaksanaan TKA tahun ini dirancang lebih adaptif melalui sistem hybrid, menggabungkan metode online dan offline. Sistem ini menjadi solusi atas potensi kendala jaringan yang kerap terjadi.
Markarius menjelaskan, soal ujian terlebih dahulu diunduh, lalu dikerjakan secara offline di komputer. Dengan cara ini, proses ujian tetap dapat berlangsung meski koneksi internet terganggu.
“Setelah soal di-download, langsung dikerjakan dan disimpan secara offline. Jadi kalau ada kendala jaringan, tidak mengganggu jalannya ujian,” jelasnya.
Tak hanya soal teknis, aspek pengawasan juga menjadi perhatian. Pelaksanaan TKA diawasi ketat oleh pengawas dari sekolah lain guna menjaga objektivitas. Selain itu, sistem pengawasan digital dari pusat turut memastikan setiap aktivitas selama ujian terekam dengan baik.
“Pengawasan dilakukan berlapis. Ada pengawas silang dari sekolah lain, juga monitoring online dari pusat. Semua proses terekam secara digital,” tambahnya.
Dengan sistem yang semakin terintegrasi dan pengawasan yang ketat, TKA diharapkan mampu menjadi instrumen evaluasi yang lebih akurat terhadap capaian akademik siswa, sekaligus menciptakan proses ujian yang jujur dan transparan.(ilo)