PAYUNG SEKAKI (RIAUPOS.CO) – Proses pembongkaran kios di bagian depan Pasar Rakyat Palapa, Jalan Durian Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki terus dilakukan. Para pedagang berharap, rencana Pemko Pekanbaru untuk menata pasar ini bisa membuat aktivitas jual beli di pasar tersebut kembali ramai.
”Kalau pindah, ya pindah saja. Kami ikut saja keputusan dari dinas. Tapi kami mohon buatlah inovasi yang bisa meramaikan kawasan pasar tradisional ini. Biar banyak yang berkunjung dan membeli barang dagangan kami,” ujar Asmita, pedagang yang mengaku telah berjualan lebih dari 20 tahun di Pasar Palapa, Rabu (15/4).
Menurutnya, selama proses pembongkaran tidak ada kompensasi yang diberikan kepada pedagang. Pemerintah hanya menyediakan penampungan sementara untuk tetap berjualan.
”Mungkin nanti dikasih tempat sementara, tapi kompensasi tidak ada,” ujarnya.
Baca Juga: Hadirkan Musik DJ, Pedagang Kuliner Malam Ditegur
Asmita juga menyoroti kondisi pasar yang dinilai semakin tidak teratur. Penataan pedagang yang bercampur antara kuliner, sayur, dan daging membuat pembeli kebingungan. Ia berharap renovasi dapat memperbaiki tata letak pasar agar lebih rapi dan menarik pengunjung.
”Kami pedagang ini berharap pemerintah dapat memberikan solusi terbaik, terutama terkait lokasi relokasi yang layak dan penataan pasar yang lebih baik ke depannya,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pasar di Disperindag Pekanbaru Hendra Putra menyebutkan, ada sebanyak 25 kios di bagian depan Pasar Palapa yang dibongkar.
”Nantinya lokasi tersebut akan dibangun sebagai lokasi parkir dan taman yang bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk berolahraga,” ucapnya.(ayi)
Editor : Arif Oktafian