Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Srikandi-Srikandi Tionghoa Peragakan Busana Kebaya

Prapti Dwi Lestari • Selasa, 21 April 2026 | 10:51 WIB
Peserta fashion show yang merupakan perwakilan dari enam ormas wanita Tionghoa di Pekanbaru memperagakan busana kebaya masa kini dalam rangka memperingati Hari Kartini di Hotel Furaya Pekanbaru, Ahad (19/4/2026). (Prapti Dwi Lestari/riau pos)
Peserta fashion show yang merupakan perwakilan dari enam ormas wanita Tionghoa di Pekanbaru memperagakan busana kebaya masa kini dalam rangka memperingati Hari Kartini di Hotel Furaya Pekanbaru, Ahad (19/4/2026). (Prapti Dwi Lestari/riau pos)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memperingati Hari Kartini, puluhan wanita Tionghoa di Pekanbaru mempera­gakan pakaian batik berpadu kebaya, Ahad (19/4). Meskipun bukan model profesional, namun keanggunan dan kecantikan mereka terpancar saat mewakili enam organisasi masyarakat (ormas) wanita Tionghoa yang ada di Pekanbaru.

Menurut Ketua Srikandi Tionghoa Indonesia (Sriti) Provinsi Riau Suyati Sali, penampilan puluhan ibu-ibu Tionghoa tersebut bukan tanpa alasan. Mereka merupakan bagian dari enam organisasi masyarakat (ormas) wanita Tionghoa di Pekanbaru. Yaitu Ikatan Wanita Perkumpulan Marga Lie (Iwalie) Riau, Ikatan wanita Kin Men (Iwakim), Peranan Wanita Srikandi-Srikandi Tionghoa Peragakan Busana Kebaya

Tek Tong (WHTT) dan Wanita Himpunan Bersatu Teguh (WHBT) yang digandeng Sriti Riau untuk menjadi model dan menjadi Kartini masa kini, yang sesuai dengan tema ”Perempuan Hebat, Bangkit dan Bersinar”.

Kegiatan ini menjadi yang pertama kalinya Sriti Riau adakan setelah hampir setahun dibentuk di Pekanbaru.

Peringatan Hari Kartini dan akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya oleh Sriti Riau dengan menggandeng semakin banyak ormas wanita Tionghoa di Pekanbaru dan Provinsi Riau. 

”Kami bersyukur peringatan hari Kartini ini menda­patkan dukungan yang cukup besar oleh para peserta dan ormas Tionghoa, dan nantinya kegiatan ini akan rutin dijalankan dan secara bergiliran bersama organisasi wanita Tionghoa lainnya,” ucapnya.

Baca Juga: Lubang di Flyover Ancam Keselamatan Pengendara

Peringatan Hari Kartini ini diungkapkan Suyati merupakan langkah para wanita hebat di Pekanbaru dalam menghormati jasa RA Kartini yang telah memperjuangkan kesetaraan gender dan hak pendidikan bagi perempuan Indonesia. Ini juga menjadi pengingat jika perempuan memiliki kekuatan untuk bangkit, belajar dan memberi manfaat kepada masyarakat luas. 

”Hari Kartini menjadi semangat bagi perempuan dalam berkehidupan sehari-hari. Diharapkan perempuan Indonesia lebih maju dan mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Yetti menambahkan jika peringatan Hari Kartini, diperkenalkan para pengurus dan dewan Sriti Riau serta ditampilkan fashion show kebaya. 

”Para Kartini masa kini ini tidak hanya memamerkan kebolehan dalam bergaya dan fashion show namun juga turut menampilkan tarian hingga nyanyian yang membuat suasana hari Kartini semakin bermakna,” ujarnya.(ayi) 

Editor : Arif Oktafian
#hari kartini #tionghoa #ormas