PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Cuaca berkabut yang menyelimuti Kota Bertuah Pekanbaru, Selasa (21/4/2026) pagi mengakibatkan visibility (jarak pandang) hanya sejauh 800 meter. Kondisi ini tentunya dikhawatirkan dapat mengancam penerbangan pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru.
Namun demikian, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, kabut yang mempengaruhi jarak pandang sekitar pukul 07:00 WIB berlangsung kurang satu jam, sehingga tidak berdampak pada penerbangan.
Perihal kondisi Kota Bertuah yang sempat berkabut pada Selasa pagi, menurut Forecaster on Duty pada BMKG Pekanbaru Elisa Kedang, bukanlah asap pekat namun disebabkan karena adanya kabut (fog).
Baca Juga: Dukung Pemberantasan Narkoba
"Bukan asap," kata Elisa Kedang saat dikonfirmasi Riaupos.co melalui pesan singkat elektronik (WhatsApp), Selasa pagi.
Dijelaskan, dari pengamatan cuaca yang dilakukan BMKG Pekanbaru di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, memang terungkap bahwa visibility/jarak pandang pada pukul 07:00 WIB adalah sejauh 800 meter yang disebakan karena adanya kabut (Fog).
"Jadi, kabut ini disebabkan kelembaban yang tinggi dipermukaan tanah dan akan berangsur menghilang apabila pemanasan dari matahari sudah mencapai permukaan tanah," bebernya.
Baca Juga: Ir Rika Putra ST Kembali Terpilih Pimpin DPP Inkindo Riau
Dengan jarak pandang 800 meter, termasuk di Bandara SSK II Pekanbaru yang tentunya akan mengganggu jarak aman penerbangan pesawat, menurut Forecaster on Duty pada BMKG Pekanbaru kondisi fog berlangsung tidak terlalu lama.
"Terpantau visibility 800 meter yang diakibatkan adanya kabut (Fog) yang berangsur tidak lama atau sangat cepat dengan rentang waktu 30 menitan sudah ada perubahan visibility menjadi 1-2 Km. Jadi, tidak berdampak ke penerbangan karena sudah berangsur membaik," kata Elisa menjelaskan.
Pantauan Riaupos.co di pusat Kota Pekanbaru, memang kabut cukup tebal terlihat pada sisi kiri dan kanan jalan saat melintas di Flyover SKA Pekanbaru, Selasa (21/4/2026) pagi. Jarak pandang berkabut ini dikhawatirkan warga yang sudah beraktifitas sejak pagi adalah asap. Namun, kondisi berkabut ini sudah dibantah BMKG Pekanbaru, bukanlah asap.
Baca Juga: Beri Rekomendasi Ranperda Perlindungan Anak
Pantauan Riaupos.co, sekitar pukul 07:00 WIB, kondisi jarak pandang berkabut sehingga sangat buram saat melihat ke beberapa bangunan tinggi yang tampak dari atas Flyover SKA Pekanbaru. Baik beberapa gedung pusat perbelanjaan yang ada di sekitar, maupun bangunan hotel dan kondisi Jalan Arengka/Soekarno Hatta dan Jalan Tambusai.
Kondisi berkabut terus terjadi hingga pukul 08:00 WIB, dimana juga matahari di langit Pekanbaru terlihat lebih buram mengguratkan cahaya warna kuning yang lebih kecil secara kasat mata.
Berdasarkan penelusuran Riaupos.co melalui website resmi BMKG di bmkg.go.id untuk prakiraan cuaca Selasa (21/4/2026), diketahui beberapa wilayah kecamatan di Pekanbaru cuaca dalam kondisi normal.
Baca Juga: Pemkab Meranti Berkonsultasi ke DPRD Pekanbaru Terkait LKPj
Seperti di Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru Kota, Sail, Lima Puluh, Senapelan, Payung Sekaki dan Rumbai dalam kondisi berawan. Kemudian Rumbai Barat, Bukit Raya, Binawidya, Marpoyan Damai, Tenayan Raya, Tuah Madani dan Kulim disebutkan BMKG dalam situs informasi cuacanya terjadi hujan ringan.
Terakhir, kondisi udara kabur disebutkan hanya terjadi di Kecamatan Rumbai Timur.(egp)
Editor : M. Erizal