Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diselimuti Kabut, Jarak Pandang Sempat 800 M

Prapti Dwi Lestari • Rabu, 22 April 2026 | 10:28 WIB
Pengendara melintasi Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut (fog), Selasa (21/4/2026) pagi. (MHD AKHWAN/RIAUPOS)
Pengendara melintasi Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut (fog), Selasa (21/4/2026) pagi. (MHD AKHWAN/RIAUPOS)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selasa (21/4) pagi, Kota Pekanbaru diselmuti kabut (fog) dengan suhu mencapai 24°C. Jarak pandang sempat mencapai 800 meter.

Terkait kabut yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Forcester on Duty Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Bibin Sulianto kepada Riau Pos, menjelaskan bahwa kabut tebal yang menyelimuti seluruh Kota Pekanbaru dikarenakan uap air atau fog dan bukan karena kabut asap.

”Kabut ini dikenal sebagai kabut atau fog,” sebutnya, kemarin.

Dijelaskannya, kondisi ini terjadi dikarenakan suhu permukaan bumi yang lebih dingin sehingga uap air yang berada diatas permukaan mencapai suhu titik embun. Uap air tersebut kemudian mengalami pro­ses kondensasi menjadi titik air kecil yang melayang di permukaan bumi.

”Kabut ini disebabkan kelembaban yang tinggi dipermukaan tanah dan akan berangsur menghilang apabila pemanasan dari matahari sudah mencapai permukaan tanah,” sebutnya.

Bibin juga mengungkapkan, dari pengamatan cuaca yang dilakukan BKMG Pekanbaru di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, visibility/jarak pandang pada pukul 07.00 WIB sempat hanya 800 meter akibat kabut.

Baca Juga: Kepala OPD Masih Ada Dijabat Plt 

Ditambahkannya, melihat dari curah hujan di Pekanbaru yang diprediksi masih tinggi kemungkinan terjadi, maka kabut seperti ini bisa kembali menyelimuti Pekanbaru dan wilayah Riau lainnya,”jelasnya 

Munculnya kabut ini sempat dikhawatirkan warga kota yang mengira kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seorang pengendara motor Abdullah (39), warga Jalan Kaharudin Nasution Kecamatan Marpoyan Damai menyebut dirinya sudah melihat kabut tebal saat keluar rumah pukul 05.00 WIB dan jarak pandang menjadi terbatas.

”Dari Subuh sudah lihat kabutnya cukup tebal. Tadi sempat berfikir juga kalau kabut karena karhutla, tapi pas mencium udaranya cukup segar, malah bersyukur karena ini bukan karhutla tapi embun pagi, mungkin akibat hujan beberapa hari terakhir ini,” katanya.

Senada dengan Abdullah, warga di Jalan Tengku Bey Kecamatan Bukit Raya Ferry Antoni (51) men­gaku sempat kaget dengan kabut tebal yang menyelimuti Pekanbaru. Namun menjelang matahari keluar, kabut tebal yang menyelimuti Pekanbaru sudah mulai menipis dan menghilang ketika pukul 10.00 wib pagi.

”Saya biasa jalan pagi, jadi pas lihat kabut tebal ini biasa saja karena yakin ini bukan kabut asap. Udaranya segar dan ketika matahari mulai muncul kabutnya juga menghilang secara perlahan,” ujarnya.(ayi)

Editor : Arif Oktafian
#KABUT FOG #24 DERAJAT #kabut