PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lagi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program. Sebanyak 18 orang siswa Program Timur Tengah berhasil lolos melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, salah satu kampus Islam paling prestisius di dunia yang berlokasi di Kairo, Mesir, yang kelulusan diumumkan Ahad (19/4).
Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi hasil dari proses panjang yang menuntut kedisiplinan tinggi, konsistensi belajar, serta pembinaan intensif dari madrasah. Adapun 18 murid MAN 1 Pekanbaru yang berhasil lolos ke Universitas Al-Azhar adalah Haskim Abdillah, Fikri Ihsan Ritonga, Mustharriev Fahada, Muhammad Wildan Hidayah, Ahmad Askarizzaman, M Zhafir, Muhammad Andria Rahman N, Az Zahra, Imra Rifqi Dharmana, Atiqah Syakir Adliani, M Farel Yuskan, M Lucky Azmi Rafsanjanie, Rakha Fahri Nugraha, Muhammad Rasyid Muntashir, Muhammad Adzka Ghifari, Mhd Fathan Wildana Amany, Noraiman Putra, dan Ikhwan Fahri.
Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda MPd, Senin (20/4) menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari sinergi antara murid, guru, dan orang tua dalam membangun budaya akademik yang kuat. ”Lolos ke Al-Azhar bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesiapan bahasa, mental, dan keilmuan. Ini menunjukkan bahwa murid yang tergabung di Program Timur Tengah mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.
Hal ini juga dipertegas oleh Koordinator Program Timur Tengah Rafiqi Almunawar MPd dan Tim bahwa para siswa ini sudah melakukan persiapan yang matang dari proses belajar dari pagi sampai malam hari serta persiapan memperdalam Bahasa Arab di PUSIBA. ”Semua proses persiapan diikuti dan dilewati para murid agar bias lolos ke Perguruan Tinggi yang berada di Timur Tengah dan tidak ada yang instan, semoa butuh proses yang ketat serta disiplin yang tinggi,” paparnya.(nto/c)
Editor : Arif Oktafian