Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

70 Kasus Kebakaran sejak Januari Terjadi di Kota Bertuah

Prapti Dwi Lestari • Senin, 27 April 2026 | 10:31 WIB
Kebakaran melanda delapan unit rumah kontrakan di Jalan Ahmad Yani, kawasan Pasar Teleng, tepat di belakang Kantor Camat Sukajadi, Senin (30/3/2026).
Ilustrasi saat kebakaran melanda delapan unit rumah kontrakan di Jalan Ahmad Yani, kawasan Pasar Teleng, tepat di belakang Kantor Camat Sukajadi, Senin (30/3/2026).

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kasus kebakaran terhadap hunian di Kota Pekanbaru mengalami pening­katan. Terdata sejak Januari 2026 hingga saat ini, ada 70 kasus kebakaran hunian yang terjadi.

”Kasus kebakaran di Pekanbaru yang sudah dita­ngani ada sekitar 70 kejadian yang terjadi pada hunian masyarakat,”ungkap Kepala Dinas Pemadam Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru Zarman Chandra, Ahad (26/4). 

Dikatakan Zarman, kebakaran yang terjadi pada hunian di Pekanbaru keba­nyakan dipicu oleh korsleting listrik dan kelalaian manusia seperti kompor, api rokok, serta penggunaan instalasi listrik yang buruk seperti mengecas handphone di tempat tidur yang bisa memicu terja­dinya percikan api di kasur dan tempat rawan lainnya.

”Masyarakat harus mengetahui langkah antisipasi agar bencana kebakaran hunian tidak terjadi dengan memastikan instalasi listrik beroperasi dengan baik. Jangan lupa mematikan kompor gas,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman kebakaran di permukiman maupun gedung perkantoran. Apalagi jumlah kebakaran di Kota Pekanbaru selama hampir empat bulan ini mencapai puluhan kejadian.

Langkah antisipasi yang bisa diambil oleh masya­rakat salah satunya dengan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah untuk pertolongan pertama kebakaran. 

Baca Juga: Kebakaran Ruang Laundry RSUD Bangkinang Berhasil Dipadamkan, Damkar Kampar Bergerak Cepat

Masyarakat bisa menempatkan APAR di lokasi strategis seperti dapur atau garasi, pada ketinggian 15-125 cm dari lantai, mudah dilihat.

Adanya langkah awal ini bukan hanya mencegah meluasnya kebakaran. Namun juga mencegah adanya korban luka maupun korban jiwa saat kebakaran terjadi. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru dikatakan Zarman, siap membantu masyarakat dalam mensosialisasikan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dilingkungan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi kebakaran. 

Jika mendapati kebakaran, masyarakat bisa segera mela­por ke DPKP Pekanbaru atau menghubungi sambungan TRC Pekanbaru Aman 112.

”Kami juga mengimbau masyarakat untuk bisa memadamkan api sejak awal, sembari menanti petugas datang ke lokasi kejadian. Pengguna apar itu sangat penting untuk menjaga agar sebaran api tidak meluas dan dapat ditangani sebelum menjalar kepermukaan lainnya,” jelasnya.(ayi)

Editor : Arif Oktafian
#kebakaran 2026 di pekanbaru #kota pekanbaru #damkar pekanbaru #kota bertuah pekanbaru #kebakaran