PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, terutama untuk pengisian BBM jenis solar. Seperti di Jalan Kaharudin Nasution. Truk-truk tampak mengular hingga keluar area SPBU, menunggu giliran pengisian yang belum jelas waktunya.
Menariknya, antrean tidak hanya terjadi pada jalur solar, tetapi juga berdampak ke pengisian Pertalite. Sejumlah kendaraan roda empat bahkan harus bergabung dalam satu antrean yang sama untuk mendapatkan Pertalite.
Kondisi ini membuat situasi di lapangan menjadi semrawut. Pengendara saling menunggu tanpa kepastian, sementara petugas SPBU terlihat berupaya mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah.
Baca Juga: Isak Tangis Warnai Pelepasan 213 JCH, Bupati Titip Doa ke Jemaah untuk Inhu Lebih Sejahtera
Sejumlah sopir truk mengaku sudah menunggu sejak berjam-jam. Mereka berharap pengisian solar segera dibuka oleh petugas agar aktivitas distribusi barang tidak semakin terganggu.
Salah seorang sopir, Eko Sunadi, mengatakan bahwa ketidakjelasan waktu pembukaan pengisian solar membuat para sopir kebingungan.
“Kami sudah lama antre, tapi belum tahu kapan dibuka. Mau jalan juga tidak bisa karena harus menunggu giliran,” ujarnya.
Baca Juga: Sudah Dua Pekan, Antrean Kendaraan Masih Terjadi di SPBU Wilayah Kuansing
Ia berharap pihak terkait dapat memberikan kepastian jadwal serta pengaturan antrean yang lebih baik, sehingga tidak merugikan para sopir dan pengguna BBM lainnya. (ilo)
Editor : M. Erizal